Perbankan

Transformasi Bisnis, CIMB Niaga Gencar Hadirkan Digital Branch

Poin Penting

  • CIMB Niaga memperluas Digital Branch, terbaru dengan peresmian Digital Branch Semarang Pemuda 102 sebagai bagian transformasi bisnis.
  • Jaringan digital terus meluas, hingga akhir 2025 telah hadir di 62 lokasi (34 Digital Branch dan 28 Digital Hub) di seluruh Indonesia.
  • Ekosistem digital OCTO terintegrasi, dengan pengguna aplikasi mencapai 3,8 juta dan website 2,2 juta per September 2025.

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus memperkuat transformasi bisnis dengan memperluas jaringan kantor cabang berbasis digital. Teranyar, bank yang mayoritas sahamnya dimiliki CIMB Group asal Malaysia ini meresmikan Digital Branch Semarang Pemuda 102.

Head of Region Jawa Barat dan Jawa Tengah CIMB Niaga, Andiko Manik mengatakan, pengembangan Digital Branch merupakan bagian dari upaya berkelanjutan CIMB Niaga untuk menghadirkan solusi perbankan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat ke depan.

Karena itu, CIMB Niaga terus melakukan inovasi tersebut di berbagai daerah, termasuk Semarang, Jawa Tengah.

“Transformasi kantor cabang yang mengintegrasikan layanan konvensional dengan digital ini bertujuan untuk menghadirkan solusi keuangan yang memudahkan nasabah sekaligus mendukung kemajuan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan,” ujar Andiko, dalam keterangannya, Rabu, 11 Februari 2026. 

Baca juga: CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan tujuan CIMB Niaga untuk senantiasa mendukung nasabah dan masyarakat dalam mengejar mimpi serta aspirasi dengan semangat bekerja dari hati. Melalui Digital Branch, CIMB Niaga berkomitmen menghadirkan pengalaman perbankan yang efisien, inklusif, dan tetap personal.

Jaringan Digital Branch Terus Meluas

Andiko menuturkan, sejak diperkenalkan pada 2023, konsep Digital Branch CIMB Niaga terus berkembang dan menjangkau berbagai kota besar di Indonesia. Selain Digital Branch, CIMB Niaga juga menghadirkan Digital Hub di kantor cabang konvensional guna mempercepat adopsi layanan digital oleh nasabah.

Hingga 31 Desember 2025, konsep Digital Branch dan Digital Hub telah diimplementasikan di 62 lokasi di seluruh Indonesia, terdiri dari 34 Digital Branch dan 28 Digital Hub. Integrasi layanan digital di kantor cabang telah meningkatkan efisiensi dan pengalaman nasabah secara signifikan.

“Kami meyakini bahwa keberadaan Digital Branch di Semarang akan semakin mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui akses layanan keuangan yang lebih mudah dan modern,” jelasnya.

Baca juga: Perkuat Transformasi Digital, CIMB Niaga Buka Digital Branch di Denpasar

Ke depan, kata dia, CIMB Niaga akan terus mengembangkan jaringan dan kapabilitas Digital Branch di berbagai kota di Indonesia sebagai bagian dari strategi transformasi digital yang berkelanjutan. 

Integrasi Layanan Mobile

Sejalan dengan transformasi kantor cabang, CIMB Niaga juga melakukan integrasi antara aplikasi mobile banking OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks menjadi satu identitas digital, yakni OCTO.

Head of Digital Banking & Contact Center CIMB Niaga, Lusiana Saleh mengatakan, transformasi OCTO menandai era baru ekosistem perbankan digital CIMB Niaga yang lebih terpadu. 

Selama ini, kata dia, OCTO baik versi aplikasi maupun situs web, telah menjadi platform transaksi favorit jutaan nasabah CIMB Niaga. 

Kini, dengan platform yang terintegrasi, nasabah dapat menikmati OCTO dengan antarmuka (user interface) yang lebih intuitif dan dibekali beragam fitur inovatif.

Baca juga: Permudah Investasi Digital, CIMB Niaga Hadirkan Fitur Jual Beli Emas di Octo Cliks

Sejalan dengan integrasi tersebut, pertumbuhan pengguna aplikasi OCTO dan situs web terbilang impresif. Data perseroan menyebut, jumlah pengguna aplikasi OCTO tembus 3,8 juta per September 2025. Pun begitu dengan pengguna website OCTO menyentuh 2,2 juta pengguna.

Adapun pada periode sama tahun sebelumnya, yakni September 2024, aplikasi OCTO tercatat digunakan sebanyak 3,4 juta pengguna dan website OCTO yakni 2 juta pengguna. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Asing Net Sell Rp20,33 Triliun, Saham ANTM, BBRI hingga AADI Paling Banyak Dilego

Poin Penting Asing jual bersih Rp1,17 triliun, membuat akumulasi net foreign sell ytd membengkak ke… Read More

10 mins ago

BSI Pastikan Stok Emas Aman di Tengah Lonjakan Harga

Poin Penting Harga emas per 4 Maret 2026 menembus Rp3,1 juta per gram dan melonjak… Read More

31 mins ago

Konflik Timur Tengah Memanas, BI Perkuat Intervensi Stabilkan Rupiah

Poin Penting BI intensif intervensi rupiah untuk meredam volatilitas dampak konflik Timur Tengah, melalui NDF… Read More

43 mins ago

BEI Mulai Publikasikan Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen

Poin Penting BEI melaporkan perkembangan implementasi proposal kepada Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan FTSE… Read More

54 mins ago

Pansel ADK OJK Loloskan 20 Calon, Ini Daftarnya

Poin Penting Panitia Seleksi Pemilihan Calon Pengganti ADK OJK menetapkan 20 nama yang lolos tahap… Read More

4 hours ago

IHSG Dibuka Melemah Hampir 1 Persen ke Level 7.893

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,58 persen ke level 7.893,77 (4/3), dengan nilai transaksi Rp496,07… Read More

4 hours ago