Transaksi Digital BSI Naik 24 Persen per Ramadan, Siapkan Likuiditas Rp45 T Jelang Lebaran

Transaksi Digital BSI Naik 24 Persen per Ramadan, Siapkan Likuiditas Rp45 T Jelang Lebaran

Poin Penting

  • Transaksi digital BSI naik 24% secara bulanan selama Ramadan 2026, terutama pada layanan pembayaran, transfer, pembelian, dan ZISWAF.
  • BSI menyiapkan likuiditas Rp45 triliun untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai jelang Lebaran, dengan puncak transaksi diperkirakan H-7 Idulfitri.
  • Penguatan sistem IT dan partisipasi program SERAMBI BI dilakukan untuk memastikan layanan tetap stabil, cepat, dan aman selama periode Ramadan–Lebaran.

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat lonjakan transaksi digital selama Ramadan hingga menjelang Lebaran 2026. Rata-rata peningkatan transaksi melalui e-channel BSI tercatat naik sekitar 24 persen secara bulanan (month to month).

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan tren transaksi menunjukkan peningkatan signifikan pada layanan digital, terutama untuk pembayaran, pembelian, transfer, serta layanan ZISWAF.

“Momentum Ramadan dan Lebaran selalu mendorong lonjakan transaksi di kanal digital,” ujar Anton dalam keterangan resmi, Rabu, 4 Maret 2026.

Baca juga: Digelar di 9 Kota Besar, BSI Fest Ramadan 2026 Tawarkan Diskon Paket Umrah hingga Rp4 juta

Seiring peningkatan tersebut, perseroan memperkuat kapasitas sistem teknologi informasi, melakukan pemantauan transaksi secara real time, dan memastikan seluruh e-channel beroperasi optimal agar nasabah dapat bertransaksi dengan cepat, aman, dan nyaman.

Siapkan Likuiditas Rp45 Triliun Jelang Puncak Lebaran

Sebagai penopang layanan digital, BSI menyiapkan likuiditas sekitar Rp45 triliun untuk mengantisipasi kebutuhan uang tunai masyarakat. Puncak transaksi diperkirakan terjadi pada H-7 Idulfitri.

“Dana tersebut didistribusikan melalui lebih dari 6.000 ATM/CRM serta 1.049 outlet kantor cabang di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, BSI juga berpartisipasi dalam program Bank Indonesia bertajuk Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang berlangsung hingga 15 Maret 2026. Dalam program tersebut, BSI menyediakan layanan penukaran uang di 178 titik dan layanan terpadu di 41 titik ruang publik.

Baca juga: SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Di tengah meningkatnya aktivitas digital, BSI mengimbau nasabah untuk waspada terhadap potensi penipuan dengan hanya mengakses informasi melalui kanal resmi perseroan, termasuk web, media sosial resmi, dan layanan WhatsApp resmi BSI.

Dengan strategi digital-first yang terintegrasi dengan jaringan fisik, BSI menargetkan layanan transaksi selama periode Lebaran tetap stabil, cepat, dan aman, seiring meningkatnya adopsi layanan keuangan digital di masyarakat. (*)

Editor: Yulian Saputra

Related Posts

News Update

Netizen +62