Peluncuran ini juga didukung oleh Anggota Bursa Derivatif yang telah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung perdagangan KBSUN. Anggota Bursa yang berpartisipasi adalah Binaartha Sekuritas, Henan Putihrai Sekuritas, Nikko Sekuritas Indonesia, Pacific 2000 Sekuritas, RHB Sekuritas Indonesia, Trimegah Sekuritas Indonesia, Universal Broker Sekuritas Indonesia, dan Valbury Sekuritas Indonesia.
Peluncuran produk ini juga telah didukung dengan diterbitkannya aturan yang mengatur perdagangan, serta peraturan kliring dan penjaminannya yang telah disetujui oleh OJK. Adapun terkait dengan perdagangan KBSUN, BEI dan KPEI akan menggunakan existing system yaitu JATS Next-G Multimarket dan Sistem Kliring Derivatif (SKD) dan Standard Portfolio Analysis of Risk (SPAN) yang dapat melakukan proses kliring dan manajemen risiko secara realtime terhadap produk kontrak berjangka ini. Sedangkan informasi harga asset dasar disediakan melalui website PHEI (Indonesia Bonds Price Agency/IBPA)
Ke depannya, KBSUN juga diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia sehingga dapat mendukung peningkatan nilai transaksi, jumlah investor, dan peningkatan daya tahan Pasar Modal Indonesia terhadap volatilitas pasar global di masa depan. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Sepanjang 2025, penjualan listrik mencapai 317,69 TWh, naik 3,75 persen yoy, seiring meningkatnya… Read More
Poin Penting IKN diharapkan tak hanya jadi pusat kebudayaan, tetapi juga pusat ekonomi kreatif nasional… Read More
Poin Penting CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan hingga saat ini tidak ada pembahasan terkait rencana… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meyakini pembukaan IHSG pekan depan tidak terganggu meski sejumlah… Read More
Poin Penting BEI dan OJK dijadwalkan bertemu MSCI secara daring pada 2 Februari 2026 untuk… Read More
Selain itu diumumkan juga penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota DK OJK Pengganti Ketua dan… Read More