Pelemahan Mulai Berkurang, Saham TUGU Siap Bergerak Positif
Jakarta – PT Tugu Pratama Indonesia (TPI) kembangkan pasar retail dengan menggandeng GO-JEK dan PasarPolis.com. Hal ini sejalan dengan pesatnya perkembangan pasar ritel di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, TPI menjadi penanggung asuransi bagi mitra GO-JEK dengan menyediakan perlindungan asuransi kendaraan bermotor roda empat dan asuransi kecelakaan diri melalui platform PasarPolis.com.
Monica Oudang, Chief Human Resources Officer Board of Director GO-JEK dan Cleosent Randing, Presiden Direktur PasarPolis sepakat kerja sama ini diharapkan menjadi sinergi bisnis yang dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi semua pihak. Sehingga, mitra GO-JEK semakin mudah untuk mendapatkan layanan finansial, khususnya proteksi asuransi.
Sampai dengan saat ini, GO-CAR partner yang terdaftar sebagai mitra GO-JEK yang mendapatkan GO-CAR protection (GO-CAR Complete dan GO-CAR simple) telah mencapai 4.072. Perlindungan yang ditawarkan meliputi perlindungan terhadap kendaraan, kecelakaan bagi penumpang, manfaat santunan akibat meninggal dunia atau cacat tetap akibat kecelakaan, manfaat santunan terhadap pengemudi akibat kecelakaan, dan bantuan dalam keadaan darurat di jalan.
PasarPolis.com menyediakan kemudahan dan kecepatan pelayanan asuransi via platform digital aplikasi GO-CAR Drivers.
Sebelumnya, GO-JEK juga telah menjalin kerja sama bisnis dengan induk perusahaan TPI yakni PT Pertamina (Persero) sehingga kemitraan yang dibentuk ini merupakan bagian kerja sama secara komprehensif antara Pertamina Group dengan GO-JEK.
Indra Baruna, Presiden Direktur TPI berharap TPI dapat memberikan perlindungan yang optimal serta rasa aman dan nyaman bagi para mitra GO-JEK dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari. (*)
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More