Moneter dan Fiskal

Top! Nilai Outstanding SRBI Sudah Capai Rp168,81 Triliun

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat hingga 21 November 2023 hasil lelang SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia) atau nilai outstanding telah mencapai Rp168,81 triliun.

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, angka tersebut didorong oleh aliran investasi portofolio asing sebesar Rp27,25 triliun.

“Lelang SRBI hingga 21 November 2023 telah mencapai Rp168,81 triliun, yang antara lain didorong oleh aliran investasi portofolio asing sebesar Rp27,25 triliun,” ujar Perry dalam Konferensi Pers RDG, Kamis 23 November 2023.

Baca juga: SRBI jadi Instrumen Alternatif Sedot Investasi Asing

Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti pun menambahkan bahwa SRBI telah diperdagangkan di pasar sekunder sebesar 30 persen atau mencapai Rp50 triliun.

“Ini memang arah kita untuk menciptakan instrumen yang pro market, jadi itu menggerakan pasar. Sehingga di pasar sekunder itu sudha terjadi peralihan atau transaksi hinggamencapai Rp50 triliun atau sekitar 30 persen,” kata Destry.

Selain itu, SRBI juga telah menarik inflow atau aliran masuk modal asing yang dapat menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Baca juga: Mantap! Aliran Modal Asing Masuk Rp7,33 Triliun ke RI

“Ini juga yang menarik sesuai arah kami menerbitkan SRBI menarik inflow masuk dan sekarang kita lihat asing sudah Rp27 triliun atau sudah sekitar 15,2 persen. Ini kurang lebih perkembangan dari berragai instrumen dan kebijakan yang kami lakukan terkait stabilisas rupiah,” pungkasnya. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Recent Posts

OJK Tekankan Transparansi dalam Reformasi Pasar Modal RI

Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More

21 mins ago

Sibuk Kerja dan Kejar Deadline?

Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More

25 mins ago

IHSG Masih Tertekan, OJK Minta Investor Pasar Modal Tetap Tenang

Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More

2 hours ago

Simak! Ini Hasil Pertemuan OJK dan BEI dengan MSCI

Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More

3 hours ago

DBS Indonesia Tambah Pendanaan Rp3 Triliun ke Kredivo, Ini Peruntukannya

Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More

4 hours ago

Strategi Adira Finance-Danamon Menuju IIMS 2026

Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More

4 hours ago