Ilustrasi: Kantor Tokopedia. (Foto: istimewa)
Jakarta – E-commerce, Tokopedia mengalami peningkatan jumlah pengguna selama pandemi COVID-19. Tidak hanya pelaku usaha UMKM, pengguna juga bergabung untuk sebagai investor untuk berinvestasi pada Emas dan Reksa Dana.
VP of Fintech and Payment Tokopedia Vira Widiyasari mengaku ada peningkatan 1,8 juta merchant yang bergabung di Tokopedia selama kurun waktu 6 bulan. 90% dari penjual tersebut berada di kelas Ultra Mikro. Tokopedia memang mendorong sektor UMKM untuk membuka toko online melalui kampanye Jaga Ekonomi Indonesia. Tujuannya adalah agar para pelaku sektor UMKM dapat terus menjalankan usahanya secara digital.
“Di awal pandemi jumlah merchant Tokopedia mencapai 7,2 juta merchant. Saat ini, total merchant meningkat mencapai lebih dari 9 juta, 90% nya ultra mikro. Jadi, ada peningkatan sekitar 1,8 juta merchant selama pandemi dalam jangka waktu yang pendek,” jelas Vira dalam diskusi virtual, di Jakarta, Rabu, 23 September 2020.
Selain peningkatan jumlah merchant, Tokopedia juga mengalami peningkatan jumlah investor dan transaksi pada produk investasi emas dan Reksa Dana. Tokopedia Emas mencatatkan pertumbuhan jumlah pengguna hampir 20 kali lipat selama satu tahun ke belakang. Transaksi Emas pun juga naik hingga hampir 30 kali lipat.
Kemudian, Tokopedia ReksaDana juga mencatatkan pertumbuhan. Transaksi Reksa Dana tumbuh hampir 27 kali lipat selama dua tahun ke belakang. Selain itu, jumlah pengguna yang terdaftar di Tokopedia ReksaDana juga meningkat menjadi lebih dari 57 kali lipat.
“Ke depannya, Tokopedia akan terus memberikan berbagai kemudahan dan nilai tambah lain agar dapat terus memberikan solusi investasi yang inklusif, mudah, cepat dan terjangkau, untuk mendorong masyarakat memiliki literasi serta manajemen keuangan yang lebih baik,” ucap Vira. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) memborong 162.800 saham pada 26 Februari… Read More
Poin Penting INDEF menilai lonjakan harga pangan membuat masyarakat menengah bawah fokus ke kebutuhan pokok… Read More
Poin Penting Pakar Universitas Padjajaran Yayan Satyakti mengusulkan Indonesia segera impor minyak mentah dari AS… Read More
Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More
Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More
Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More