Perbankan

Tok! BCA Bagikan Dividen Rp37 Triliun untuk Tahun Buku 2024

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memutuskan untuk membagikan dividen tahun buku 2024 sebesar Rp37 triliun atau Rp300 per lembar saham, meningkat 11,1 persen dibandingkan dividen tunai yang dibagikan untuk tahun buku 2023.

Pembagian dividen ini berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank Central Asia Tbk pada 12 Maret 2025.

Dari total dividen itu, BCA membagikan dividen interim untuk tahun buku 2024 sebesar Rp50 per lembar saham yang telah diberikan pada 11 Desember 2024.

Baca juga: Siap Sambut Lebaran, BCA Sediakan Uang Tunai Lebih dari Rp70 Triliun

Sehingga, sisa dividen yang senilai Rp250 per saham akan segera diatribusikan kepada para pemegang saham. Adapun dividend payout ratio BCA di tahun ini mencapai 67,4 persen dari laba bersih.

Sedangkan, sisa laba bersih tahun 2024 yang tidak ditentukan penggunaannya ditetapkan sebagai laba ditahan.

Baca juga: BCA Digital Optimistis Jumlah Transaksi Meningkat Selama Ramadan 2025

Seperti diketahui, BCA mencatatkan laba bersih secara konsolidasi tumbuh 12,7 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp54,8 triliun.

Raihan laba bersih tersebut ditopang oleh pertumbuhan penyaluran pembiayaan atau total kredit senilai Rp922 triliun atau mengalami pertumbuhan sebanyak 13,8 persen sepanjang 2024. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

2 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

2 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

2 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

2 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

3 hours ago

Maksimalkan KUR, Purbaya Berencana Ambil Alih PNM dari Danantara

Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More

3 hours ago