Kehidupan muslim tidak melulu berkutat dengan hal-hal serius. Muslim justru harus bisa menyeimbangkan pola hidup agar tetap tenang dan tenteram. Salah satu caranya adalah dengan melakukan liburan. Sebelum dan selama melakukan liburan, ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan agar liburan tidak bertentangan dengan kaidah Islam.
Nah, bagaimana caranya merencanakan dan melakukan perjalanan bagi seorang muslim? Mari ikuti tips wisata berikut ini.
Cari destinasi wisata yang memiliki tempat ibadah
Pergi berlibur bukan berarti meninggalkan ibadah kepada Allah Swt. Sebaliknya, liburan harus menjadi sarana dalam meningkatkan iman dan takwa. Salah satunya adalah dengan mencari destinasi wisata yang mempunya tempat ibadah. Jadi, ketika waktu salat tiba, Anda tidak perlu bingung lagi mencari musala atau masjid. Selain perjalanan lancar, ibadah juga harus lancar, dong!
Pilih akomodasi menginap berkonsep islami
Sebaiknya pilih penginapan syariah untuk istirahat, seperti hotel syariah di Jakarta. Di mana Anda bisa mendapatkan akomodasi menginap berbasis syariat Islam? Jawabannya adalah Airy Syariah. Temukan tempat menginap islami dengan mudah dari situs maupun aplikasi Airy.
Mengapa harus memiliki akomodasi bersyariat Islam hanya untuk menginap? Hal ini karena penginapan islami akan menyediakan fasilitas-fasilitas halal. Mulai dari makanan dan minuman halal, tempat wudu dan salat yang memadai, serta aturan menginap dengan lawan jenis yang merupakan mahramnya. Hotel syariah biasanya juga memiliki karyawan-karyawan yang berseragam islami. Selain itu, beberapa akomodasi dengan konsep syariat juga menyediakan Alquran di kamar menginap.
Cari tempat makan yang halal
Nah, poin yang satu ini penting sekali untuk diperhatikan. Makanan halal tidak hanya terfokus pada bahan baku saja, tetapi juga tentang cara pengelolaan bahan dan cara memasaknya. Anda perlu berhati-hati dengan tempat wisata kuliner yang tidak jelas kehalalannya. Carilah tempat yang sudah memiliki sertifikasi halal dari MUI sebisa mungkin.
Selain itu, Anda bisa memilih restoran khusus hidangan laut atau vegan. Hal ini karena hewan-hewan laut halal untuk dimakan, asalkan dimasak dengan cara dan bahan yang halal juga. Restoran vegan semestinya bebas dari bahan-bahan bersifat hewani. Namun, berhati-hatilah dengan penggunaan alkohol yang bisa jadi ada dalam kuliner vegan.
Tentukan tujuan liburan dan transportasi yang hemat
Mengapa memilih tempat liburan yang hemat? Hal ini karena Islam mengajarkan kesederhanaan, bukan pemborosan. Anda harus bisa memperhitungkan bujet agar tidak membengkak dan sesuai dengan kebutuhan. Hindari pula membeli barang-barang yang tidak terlalu penting selama perjalanan. Di Indonesia, ada banyak tempat wisata halal dan murah yang bisa ditandangi.
Selain itu, Anda juga perlu mencari transportasi yang murah untuk mencapai tempat liburan. Sesuaikan pilihan transportasi dengan waktu dan kebutuhan. Di Airy, Anda bisa mendapatkan tiket pesawat dengan harga promo. Ingat! Hemat bukan berarti pelit, ya. Hal terpenting adalah menghindari sikap boros atau berfoya-foya.
Angkat seorang pemimpin perjalanan
Ketika melakukan perjalanan jauh bersama beberapa orang, muslim harus mengangkat salah seorang dari mereka untuk menjadi pemimpin. Tugas pemimpin perjalanan adalah mengatur segala urusan agar tidak berantakan, termasuk mengingatkan teman-teman yang pergi bersamanya dalam hal-hal kebaikan.
Sekian tips wisata yang bisa dijadikan pedoman bagi muslim. Ternyata, menikmati liburan sebagai seorang muslim tidaklah rumit. Ada banyak pilihan halal dan bisa diterapkan untuk mendukung kenyamanan perjalanan. Pastikan segala hal sudah direncanakan dengan matang agar menghindari risiko selama liburan. (*)
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More