News Update

Tips Mengendalikan Psikosomatis Pada Lansia

Penyakit Psikosomatis pada dasarnya berasal dari perasaan stres dan emosional dan bermanifestasi dalam tubuh sebagai rasa sakit fisik dan gejala lainnya.

Contohnya, ketika kita stres, kita akan mengalami Psikosomatis akhirnya kita bingung dan seperti merasa sesak. Padahal mungkin sesak itu karena cemas.

Untuk itu, berikut tips mengendalikan Psikosomatis Pada Lansia di tengah pandemi Covid19:

1 Tidak perlu menangkal perasaan cemas

Menangkal perasaan cemas tidak membantu mengelola stres, mengingat cemas bersifat alami dan hal yang wajar. Kecemasan membantu untuk bersiap dan merasa lebih aman, namun jangan berlebihan.

2 Jangan hanya fokus pada berita negatif

Pastikan lansia mendapat informasi positif tentang Covid19, dan beritahu lansia tentang pengalaman orang-orang yang pulih.

3 Batasi koneksi dengan media sosial

Baiknya lansia hanya menerima informasi dari Kementrian kesehatan, WHO, Ahli epidemiologi kesehatan masyarakat yang terpercaya. Hati-hati akan berita hoax yang tidak jelas sumbernya.

4 Tetap aktif bergerak

Olahraga yoga dasar, dapat menenangkan pikiranansia. Lakukan senam ringan atau jalan-jalan di pekarangan rumah untuk menjaga fisik dan mental lasia.

5 Makan makanan bergizi dan tidur teratur

Jaga pola makan dengan nutrisi yang seimbang dan istirahat yang cukup setiap harinya.

6 Tetap rileks walaupun di rumah

Luangkan waktu untuk bersantai untuk menenangkan diri sambil mendengarkan musik atau lain-lain.

7 Lakukan kegiatan menyenangkan

Bayak hal yang bisa dilakukan lansia untuk menyenangkan diri sendiri, melalui kegiatan-kegiatan seperti membaca, melukis, bermain catur, menyulam, bernyanyi dan lain-lain.

8 Tetap berhubungan dengan keluarga dan teman

Komunikasi dengan keluarga maupun teman masih bisa dilakukan di dalam rumah dengan memanfaatkan teknologi, seperti handphone maupun latop. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

26 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago