Jakarta – Korban pencurian identitas jumlahnya terus meningkat. Pencurian identitas juga dapat terjadi setiap waktu. Hal itu membuat konsumen di Asia tenggara sangat khawatir sehingga lebih memilih bertransaksi tunai ketimbang transaksi pembayaran elektronik.
Padahal, selain membuat tidak nyaman dan tidak aman, menyimpan uang tunai juga dapat berisiko terhadap kesehatan. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2002 oleh Southern Medical Journal mengungkapkan bahwa uang kertas Dollar AS merupakan tempat berkembang biak bagi patogen seperti bakteri Klebsiella pneumonia yang dapat menyebabkan pneumonia.
Senada, Mastercard Safety and Security Index mencatat, kekhawatiran konsumen konsumen terhadap pencurian identitas melebihi pengalaman mereka yang sebenarnya. Data menunjukkan bahwa dari 35% konsumen yang merasa khawatir menjadi korban pencurian identitas, ternyata hanya 6% dari mereka yang benar-benar mengalaminya. Sementara 43% responden menyatakan bahwa kekhawatiran mereka timbul karena mereka sering melihat dan terpengaruh berita-berita di media yang membahas mengenai pencurian identitas.
Namun sejatinya, kejadian tersebut dapat dicegah dengan mudah. Untuk meredakan kekhawatiran masyarakat, Mastercard telah mengumpulkan lima kesalahpahaman umum mengenai pencurian identitas, serta bagaimana cara untuk meminimalisir kemungkinan pencurian identitas. (Selanjutnya : Ini modus pencurian identitas beserta cara mencegahnya)
Page: 1 2
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More