Ilustrasi tabungan nasabah. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pandemi berdampak pada menurunnya penghasilan bagi sebagian seseorang. Hal ini membuat jumlah masyarakat miskin meningkat. Bagi Anda yang masih bisa bekerja dan memperoleh penghasilan maka patut bersyukur. Namun, Anda tak boleh lengah dan wajib menyisihkan dana sebagai dana darurat. Lalu bagaimana cara menabung di masa pandemic?
Setelah gajian, niatkan untuk menyisihkan dana anda dan transfer langsung ke rekening khusus tabungan. Ada banyak jenis tabungan yang bisa Anda pilih, tabungan berjangka, tabungan investasu, dan tabungan rencana dan sebagainya.
Milenial yang terbiasa cashless biasanya melakukan top up saldo e-wallet untuk mempermudah ia melakukan berbagai transaksi online. Maka Anda harus mengontrol atau menentukan batas maksimal top up. Caranya dengan menghitung perkiraan biaya yang Anda keluarkan selama satu bulan untuk trnasportasi atau berbelanja kebutuhan bulanan. Maka jumlah itulah yang Anda top up ke dalam e-wallet.
Jika Anda khawatir tabungan biasa akan mudah di ambil sewaktu-waktu, ataupun lupa menyetor dana ke rekening tabungan. Pilihlah tabungan berjangka atau tabungan rencana. Jenis tabungan ini hanya bisa diambil dalam waktu tertentu sesuai dengan perjanjian dan ketika waktunya menyetor akan langsung di autodebet secara otomatis.
Di era digital saat ini sangat mudah melakukan investasi dengan bertebarannya platform platform investasi yang disertai fitur-fitur edukasi mengenai tips berinvestasi. Anda dapat mencobanya. Bisa juga investasi dalam bentuk emas, dimana harganya lebih stabil.
Hati-hati bagi Anda yang memiliki kartu kredit dan mudah tergoda berbelanja. Cobalah untuk disiplin dalam menggunakan kartu kredit dan disiplin dalam membayar tagihan agar Anda tidak terkena denda. Anda bisa mencoba menggunakan hanya 30% dari limit yang tersedia agar tidak boros.
Anda tentu sudah sering mendengar aturan standar dalam mengatur keuangan, yakni 50% untuk kebutuhan, 30% untuk membeli keinginan/membayar tagihan, dan 20% untuk tabungan.
Selamat mencoba.(*)
Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More
Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More
Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More
Poin Penting KPK gelar OTT pegawai DJP Jakarta Utara terkait dugaan pengaturan pajak di sektor… Read More
Poin Penting Pollux Hotels Group menerbitkan obligasi berkelanjutan berperingkat AAA, dengan dukungan penuh CGIF yang… Read More