Tips Berkendara Ditengah Ancaman Cuaca Ekstrim

Tips Berkendara Ditengah Ancaman Cuaca Ekstrim

tips berkendara saat hujan dan cuaca ekstrim
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Beberapa daerah di Indonesia tengah mengalami cuaca esktrim. Mulai dari hujan dengan intensitas lebat disertai dengan kilat hingga petir dan angin kencang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menghimbau masyarakat Indonesia untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca esktrem hingga dampak yang akan terjadi seperti banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor.

Namun, bagi Anda yang terpaksa harus tetap beraktifitas ditengah ancaman cuaca ekstrim maka sebaikanya perhatikan hal-hal yang tetap harus diwaspadai.

Pastikan tubuh dalam keadaan yang fit

Ditengah cuaca yang tidak menentu ini, beberapa penyakit rentan menjangkit tubuh kita seperti flu dan batuk, hingga virus Covid-19 yang masih ada diantara kita. Pergantian cuaca yang ekstrem memang sering kali menyebabkan daya tahan tubuh melemah Oleh karena itu, sebagai pengemudi kita harus memastikan tubuh kita dalam keadaan yang fit dan prima sebelum melakukan perjalanan. Sebelum mengemudi pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat, tidak mengantuk, tidak dalam pengaruh alkohol, dan tentunya harus dalam keadaan yang fokus. Jangan lupa untuk selalu menggunakan sabuk pengaman agar pengemudi dapat tetap aman saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika berkendara.

 Pastikan kendaraan berfungsi dengan baik

Perhatikan pula kelayakan dan performa mobil, pastikankendaraan Anda dalam keadaan baik dan normal. Sebelum berkendara, pastikan lampu indikator, rem, klakson serta wiper yang membantu pengendara di kala hujan bekerja dengan baik hingga bahan bakar mobil sudah terisi dan tekanan kondisi ban dalam batas aman.

Pastikan berkendara dengan aman

Patuhi peraturan lalu lintas yang berlaku seperti memastikan batas kecepatan normal, memastikan muatan mobil sudah sesuai dengan yang seharusnya, mematuhi rambu lalu lintas, hingga menjaga jarak antar kendaraan agar dapat lebih mudah untuk menghindar saat terjadi hal-hal yang tidak bisa diprediksi dengan teknik berhitung tiga detik dengan menentukan patokan benda statis yang dilalui kendaraan di depan Anda.

 Pastikan kendaraan dilengkapi dengan perlindungan yang dapat diandalkan

Selain tindakan pencegahan dengan menerapkan berbagai etika sebelum dan saat berkendara, sebagaimana kita tahu bahwa risiko akan kepemilikan mobil hingga berkendara pasti selalu ada, terlebih di saat cuaca esktrem yang tengah melanda Indonesia. Oleh karenanya, alangkah baiknya apabila mobil kesayangan kita dilengkapi dengan proteksi maksimal yang dapat meringankan beban saat risiko yang tidak diinginkan menerpa.

 “Ada beberapa risiko yang dapat diprediksi dan dihindari dan ada yang tidak. Namun kita dapat meminimalisasikan risiko tersebut dengan mengasuransikan kendaraan hingga diri sendiri. Sekiranya penting untuk diingat bahwa tidak semua asuransi memberikan perlindungan maksimal, oleh karena itu pastikan polis asuransi sudah melakukan perluasan jaminan” Ujar Laurentius Iwan Pranoto, Head of Public Relation, Marketing Communication & Event.

Seperti diketahui, sesuai dengan yang sudah tertulis dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 3 ayat 3.2 risiko kendaraan akibat bencana alam termasuk pengecualian jaminan sehingga tidak akan dicover oleh polis asuransi mobil standar.(*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]