Tingkatkan Tabungan Umroh, Danamon Syariah Gandeng Alia Wisata

Jakarta— PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. (Danamon), melalui Danamon Syariah, menjalin kerjasama dengan Alia Wisata sebagai agen travel rekanan untuk nasabah Tabungan Bisa Umrah iB Danamon Syariah.

Peresmian kerja sama ini dilaksanakan dalam acara Tabliqh Akbar Danamon Syariah yang dihadiri oleh lebih dari 1.000 nasabah Danamon Syariah.

“Danamon Syariah terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan kepada nasabah dalam mengelola keuangan. Sebelumnya, pada bulan Juni 2015 lalu, kami meluncurkan produk Tabungan Bisa Umrah iB guna membantu Nasabah merencanaan keuangan dalam rangka persiapan ibadah Umrah” kata Herry Hykmanto, Direktur Danamon Syariah.

Melalui kerjasama ini, tambahnya, nasabah Tabungan Bisa Umrah iB mendapatkan manfaat dalam bentuk variasi pilihan layanan Umrah yang ditawarkan oleh Alia Wisata, yang merupakan penyedia travel Umrah terpercaya dan berpengalaman melayani ribuan jemaah Umrah.

“Kerjasama dengan Danamon Syariah memperluas jaringan layanan Umrah dan Haji Alia Wisata, sehingga memungkinkan kami untuk melayani lebih banyak lagi calon jamaah Umrah dan Haji,” kata H. Joko Asmoro, SE.,MM., Direktur Utama PT Alia Indah Wisata / CEO Alia Wisata Group Co.

Tabungan Bisa Umrah iB, yang diluncurkan pada bulan Juni 2015 lalu, dirancang khusus untuk perencanaan persiapan ibadah Umrah. Nasabah memiliki keleluasaan untuk menentukan jangka waktu menabung (mulai 6 bulan hingga 72 bulan) serta besarnya setoran bulanan sesuai dengan kebutuhan. Disamping itu, nasabah akan terlindungi oleh asuransi jiwa gratis hingga Rp 200 juta dari mulai masa menabung, masa tunggu, keberangkatan Umrah ke tanah suci, hingga kembali ke tanah air.

Sampai dengan kuartal ketiga 2015 Danamon Syariah telah membukukan pertumbuhan pembiayaan sebesar 39% dibandingkan tahun sebelumnya. Fokus pembiayaan disalurkan ke segmen Usaha Kecil Menangah dan Koperasi (Kopkar, BPRS) dan Commercial. Pertumbuhan pembiayaan ini ditunjang oleh pertumbuhan pendanaan yang mencapai 60%. Pertumbuhan asset Danamon Syariah pada periode tersebut tumbuh sebesar 32% dari periode yang sama tahun sebelumnya, menjadi Rp 3,7 triliun.

Hingga saat ini, jaringan distribusi Danamon Syariah telah mencapai 35 cabang dan 128 cabang konvensional yang menerima Layanan Syariah. (*) Rezkiana Nisaputra

Apriyani

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

19 mins ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

2 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

4 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

4 hours ago