Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengembangkan Program Literasi Keuangan ke berbagai kalangan dengan memperbarui materi buku literasi keuangan tingkat SMA melalui versi elektronik dan menerbitkan buku literasi keuangan untuk segmen profesional dan pensiunan.
“OJK akan terus berupaya menyediakan materi literasi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan berbagai lapisan masyarakat agar dapat membentuk masyarakat yang cerdas keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Anggota Dewan Komisioner OJK bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kusumaningtuti Soetiono saat peluncuran buku tersebut di Hotel Double Tree, Jakarta, Kamis, 6 Juli 2017.
Buku “Mengenal Otoritas Jasa Keuangan dan Industri Jasa Keuangan” tingkat SMA kelas X ini sebelumnya telah diterbitkan pada tahun 2014, dan sejak bulan Juni 2016 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI telah menetapkan materi mengenal lembaga jasa keuangan sebagai bagian dari kompetensi inti dan kompetensi dasar pada Kurikulum 2013 (K-13) untuk tingkat SMA.
Sebagai materi wajib dalam K-13, buku tersebut perlu dimiliki oleh seluruh siswa tingkat SMA, sehingga untuk meringankan biaya pencetakan dan distribusinya. OJK berisiatif membuat buku versi elektronik atau e-book sehingga bisa lebih mudah mengakses dan mendapatkan materi buku tersebut. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More