Ilustrasi Keuangan Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjalin kerja sama dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) dalam rangka program peningkatan literasi dan inklusi keuangan.
Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kusumaningtuti S. Soetiono menyampaikan, ruang lingkup kerja sama antara OJK dengan SBM ITB meliputi beberapa hal, yaitu rencana pembentukan Pusat Riset Literasi dan Inklusi Keuangan (PRLIK), penyelenggaraan kuliah umum secara reguler, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dan pelaksanaan Kajian Literasi dan Inklusi Keuangan serta outreach program melalui Training of Trainers tematik bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata serta Training of Communities perencanaan keuangan bagi masyarakat.
“Sebagai langkah awal, dalam waktu dekat OJK dan SBM ITB akan meresmikan PRLIK dan diharapkan dapat menjadi ruang bagi para civitas akademika untuk berkontribusi dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui kegiatan penelitian dan kajian ilmiah,” kata Kusumaningtuti di Jakarta dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Rabu, 19 Juli 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More