Jakarta – Perusahaan teknologi Grab, turut berkontribusi dalam meningkatkan literasi digital pada UMKM. Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia mengungkapkan salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan Artificial Intellegence (AI) untuk membantu para pelaku bisnis, terutama UMKM.
Ia menyebut Grab saat ini memiliki aplikasi Merchant Grab yang sudah memanfaatkan AI. Dengan ini, para mitra bisa mengatur seluruh aspek bisnis secara digital.
“AInya dimana? Mereka mendapatkan analisa data mengenai performa penjualan sebagai bahan untuk merancang strategi bisnis. Para merchant yang bergabung dalam grab bisa memanfaatkan AI, untuk memantau misalnya siapa saja yang datang ke merchantnya, jam berapa saja, makanan apa yang paling disukai. Ini bisa meningkatkan merchant untuk lebih fokus dan lebih berkembang lagi,” jelas Neneng pada paparan virtualnya, Selasa, (08/03/2022).
Selain aplikasi yang mempermudah penjualan, Grab juga memberikan akses pelatihan online kepada mitranya. Perusahan bekerja sama dengan Microsoft untuk menghadirkan materi pelatihan digital seperti materi literasi keuangan dan digital marketing.
“Ini sangat penting karena mereka onboarding di satu platform, itu hanya tahap awal. Tetapi mengerti bagaimana menjalankan bisnis di platform online itu adalah suatu hal yang harus dipelajari,” jelas Neneng.
Harapannya dengan berbagai upaya yang dilakukan para pelaku UMKM bisa semakin digital. Dengan demikian, ekosistem ekonomi digital di Indonesia bisa semakin berkembang dan meluas. (*)
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More