Bank Aceh; Jadi BUS. (Foto: www.financial.id)
Jakarta – Sebagai bentuk dukungan atas konversi bank syariah, PT Bank Syariah Mandiri (BSM) menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Bank Aceh Syariah terkait kerja sama pemanfaatan layanan jasa dan produk perbankan.
Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Utama BSM, Agus Sudiarto dan Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Busra Abdullah. Kerja sama mencakup di bidang produk dan layanan jasa perbankan di antaranya pembiayaan, treasury, commercial, trade finance, pembukaan rekening nostro/vostro dan lain-lain.
Selain kerja sama dalam bidang produk dan layanan, BSM siap melakukan pendampingan baik melalui infrastruktur dan teknologi informasi maupun knowledge sharing mengenai kompetensi sumber daya manusia, bisnis proses, serta operasional perbankan syariah lainnya.
Kerja sama ini merupakan salah satu bentuk dukungan BSM atas konversi Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah. “Sebelumnya kami ucapkan selamat kepada Bank Aceh Syariah, dan sebagai bank syariah terbesar, kami siap mendukung dan bersinergi untuk saling mengembangkan potensi bisnis masing-masing” ujar Agus, di Jakarta, 14 Oktober 2016.(Selanjutnya : Potensi bisnis yang sangat besar di Aceh…)
Page: 1 2
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More