Perbankan

Tingkatkan Kualitas SDM Dalam Negeri, Citi Gelontorkan Dana Rp12 Miliar

 

Jakarta – Citi Indonesia menggelontorkan dana hibah USD795 ribu atau setara Rp12 miliar kepada empat organisasi nirlaba yaitu UNESCO, Plan International Indonesia, Mercy Corps Indonesia, dan Prestasi Junior Indonesia. Dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dan meningkatkan kesempatan kerja yang inklusif, khususnya bagi generasi muda dan perempuan.

“Melalui dana hibah Citi Foundation periode 2022-2023, Citi Indonesia dan keempat mitra akan menjalankan beragam program pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas dan kemampuan kerja generasi muda dan perempuan Indonesia baik sebagai pekerja maupun sebagai wirausaha,” ujar Batara Sianturi, CEO Citi Indonesia di Jakarta, Kamis, 29 September 2022.

Batara mengatakan, Citi Indonesia terus mendukung prioritas peningkatan kualitas SDM dan perluasan kesempatan kerja inklusif melalui berbagai program kemasyarakatan di Indonesia. Antara lain, pemberdayaan lebih dari 60 ribu generasi muda, mendukung 340 bisnis atau produk baru, membantu lebih dari 930 orang untuk mendapatkan pekerjaan. Sejak 2018, dari total 25 ribu penerima manfaat program masyatakat dan Citi Peduli dan Berkarya (CitiPeka), sebanyak 50,65% merupakan perempuan.

“Saya berharap program-program yang didanai Citi Foundation ini mampu memberikan manfaat secara maksimal kepada penerima manfaatnya dan semoga program-program ini dapat berjalan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh banyak pihak,” pungkasnya.

Baca juga: Citi Indonesia Salurkan Dana Hibah ke NGO

Hibah ini merupakan bagian dari inisiatif global Citi yakni Pathways to Progress yang berfokus pada isu pengangguran kaum muda dan telah mengalokasikan dana hibah senilai lebih dari 275 juta USD sejak tahun 2014 di seluruh dunia. (*) Dicky F.

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp56,3 Triliun pada 2025

Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More

34 mins ago

Debt Collector Punya Peran Krusial Jaga Stabilitas Industri Keuangan

Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More

41 mins ago

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

1 hour ago

Mantan Menlu Buka-bukaan Soal Sikap Prabowo di Board of Peace

Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More

1 hour ago

Debt Collector dan Bahaya Jual Beli STNK Only: Menteri Kominfo Didorong Larang Iklan Kendaraan Ilegal di Media Sosial

Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah ke 8.141, Mayoritas Sektor Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More

3 hours ago