Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam Grand Launching Kartu Debit Visa Bank Jakarta di Jakarta, Senin, 5 Januari 2026. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan jajaran manajemen Bank Jakarta untuk segera mempersiapkan rencana melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).
Pramono menilai, dengan melantai di bursa, tingkat kepercayaan (trust) masyarakat terhadap Bank Jakarta akan meningkat. Bank Jakarta juga akan menjadi lebih kuat dan sehat.
” Salah satu yang saya pesankan kepada Pak Dirut, saya betul-betul berkeinginan Bank Jakarta mempersiapkan diri untuk IPO. Sebab kalau itu dilakukan bank ini akan menjadi lebih sehat,” tegas Pramono dalam Grand Launching Kartu Debit Visa Bank Jakarta di Jakarta, Senin, 5 Januari 2026.
Baca juga: Transformasi Bank Jakarta Antar Agus Haryoto Widodo Jadi CEO Terbaik 2025
Ia menambahkan, dengan IPO, publik juga akan mengawasi Bank Jakarta. Bank ini tidak lagi bergantung pada orang-orang, baik gubernur maupun wakil gubernur atau jajaran yang bisa melakukan intervensi. Bank ini harus dikelola secara profesional.
“Maka untuk itu, sudah waktunya Bank Jakarta benar-benar mempersiapkan diri untuk menjadi bank profesional. Selain profesional, bisa membangun kepercayaan masyarakat,” lanjutnya.
Jika mampu menjaga kepercayaan publik, ia percaya Bank Jakarta bisa tumbuh lebih kencang dan berkelanjutan ke depannya.
Pramono menilai, peluncuran kartu debit Visa Bank Jakarta ini juga mengindikasikan bank ini dikelola semakin profesional. Melalui kerja sama dengan Visa, nasabah Bank Jakarta bisa melakukan transaksi di mana saja.
“Sebagai Gubernur Jakarta, saya menaruh harapan untuk ini dikelola secara profesional, memberikan keuntungan sebesar-besarnya bagi siapa pun yang memanfaatkan Bank Jakarta,” pungkasnya.
Baca juga: Waspada Penipuan Undian hingga Video AI, Bank BPD Bali Imbau Nasabah Lakukan Ini
Jika bank mampu membangun kepercayaan publik, Pramono optimistis bank bisa melaju kencang ke depannya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan menuju IPO. Langkah tersebut meliputi pelibatan konsultan serta penguatan fundamental perusahaan.
Targetnya, Bank Jakarta dapat melantai di bursa pada awal 2027 dengan dana hasil penghimpunan minimal Rp3 triliun.
“Mudah-mudahan di awal 2027. Insya Allah dana yang dihimpun minimum Rp 3 triliun,” tegas Agus. (*) Ari Astriawan
Poin Penting Laba Pegadaian 2025 melonjak 42,6% menjadi Rp8,34 triliun, ditopang pertumbuhan aset 47,8% dan… Read More
Poin Penting IMF mensimulasikan kenaikan bertahap PPh 21 karyawan untuk mendukung peningkatan investasi publik dan… Read More
Poin Penting Sudah ada sejumlah pendaftar calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun… Read More
Poin Penting Bank Jambi meningkatkan sistem TI dan pengawasan transaksi sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya memastikan THR ASN, TNI, dan Polri cair awal Ramadan 2026… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik 1,19% ke level 8.310,22 pada perdagangan 18 Februari 2026, dengan… Read More