Timah (TINS) Tambah Modal ke Anak Usahanya Rp74,96 M

Jakarta – PT Timah Tbk (TINS) diketahui melakukan penambahan penyertaan modal kepada anak usahanya yang bergerak di bidang properti, yaitu PT Timah Karya Persada Properti.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (22/12), TINS melakukan penambahan setoran modal kepada anak perusahaannya tersebut sebesar Rp74,96 miliar.

Penambahan modal tersebut dalam bentuk aset tanah milik TINS yang berlokasi di Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat dengan total luas 93.740 meter persegi.

Melalui penambahan setoran modal kepada anak usahanya tersebut, TINS memperoleh tambahan saham dalam Timah Karya Persada Properti sebanyak 74.961 lembar saham.

Sehingga, jumlah saham milik TINS menjadi sebesar 280.625 lembar saham atau sebesar 99,75% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor dalam Timah Karya Persada Properti.

Adapun, Timah Karya Persada Persero merupakan perusahaan pengembang perumahan atau properti Indonesia yang dimiliki langsung oleh Timah Tbk. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

3 mins ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

23 mins ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

58 mins ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

1 hour ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

2 hours ago