Jakarta – Mantan Menteri Keuangan RI, M. Chatib Basri mengungkapkan terdapat 3 alokasi penting dalam perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah pandemi. Ia menilai ketiga alokasi ini krusial untuk memulihkan perekonomian Indonesia di tengah pandemi.
“Saya melihat pada periode sekarang yang paling penting itu adalah alokasi dana kepada 3 hal, satu kesehatan, dua bantuan sosial, ketiga dukungan kepada UMKM,” ujar Chatib dalam paparan virtualnya Senin, 18 Oktober 2021.
Pada alokasi kesehatan, Chatib mengusulkan agar anggaran vaksinasi daerah dan akses PCR bisa semakin diperluas serta dipermudah. Dengan demikian, aspek kesehatan negara bisa teratasi yang bakal mempunyai efek domino ke perekonomian.
Kemudian, ia juga mengusulkan agar bantuan sosial terus diperluas selama pandemi dan pembatasan aktivitas. Menurutnya selama pembatasan aktifitas masa, masyarakat dengan ekonomi kelas bawah menjadi salah satu yang paling terdampak, sehingga memerlukan bantuan lebih. Perluasan bansos hingga 60% dari masyarakat dirasa bisa mengatasi permasalahan yang ada.
Ketiga, bantuan bagi UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian. Chatib menilai masih ada pos-pos keuangan yang bisa dimanfaatkan untuk memberikan bantuan ke UMKM. Misalnya adalah dengan menunda pemberian anggaran-anggaran kementerian/lembaga tertentu dan merealokasikannya ke bantuan sosial. Dengan demikian, UMKM bisa bertahan dan pulih yang akhirnya memulihkan perekonomian seperti semula. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More