Tetapkan Kurs Dividen Interim 2025, Pemegang Saham ADRO Bakal Kantongi Cuan Segini

Tetapkan Kurs Dividen Interim 2025, Pemegang Saham ADRO Bakal Kantongi Cuan Segini

Poin Penting

  • ADRO menggunakan kurs tengah BI per 2 Januari 2026 sebesar Rp16.720 per dolar AS sebagai acuan konversi dividen tunai interim.
  • Total dividen tunai interim mencapai Rp4,18 triliun, dibagikan dari 28,8 miliar saham, sehingga pemegang saham menerima Rp145,14 per saham.
  • ADRO menegaskan penetapan kurs hanya untuk kejelasan nilai dividen dan tidak berdampak signifikan terhadap operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Jakarta – PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) resmi menetapkan kurs dolar Amerika Serikat yang digunakan dalam pembagian dividen tunai interim. Perseroan mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) per 2 Januari 2026, yakni sebesar Rp16.720 per dolar AS.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip 5 Januari 2025, penetapan kurs tersebut merupakan tindak lanjut atas pengumuman ADRO pada 17 Desember 2025 terkait jadwal dan tata cara pembagian dividen tunai interim kepada para pemegang saham.

Dengan menggunakan kurs tersebut, total nilai dividen tunai interim yang akan dibagikan ADRO dalam mata uang rupiah mencapai Rp4.180.103.728.188.

Baca juga: Emiten Boy Thohir (ADRO) Tebar Dividen Interim Jumbo USD250 Juta, Catat Tanggalnya

“Kami informasikan bahwa kurs konversi yang digunakan untuk pembagian dividen tunai interim
tersebut mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia tanggal 2 Januari 2026, yaitu senilai Rp16.720,-/USD,” tulis manajemen ADRO.

Dividen tersebut berasal dari total 28.800.494.200 saham yang beredar, sehingga setiap pemegang saham berhak atas dividen sebesar Rp145,14 per saham.

Manajemen ADRO menegaskan, penetapan kurs konversi ini semata-mata bersifat administratif guna memastikan kejelasan nilai dividen yang diterima pemegang saham dalam rupiah.

“Tidak terdapat dampak yang signifikan atas informasi ini terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” tulis manajemen ADRO.

Baca juga: Anak Usaha Emtek Diam-diam Borong Saham Superbank Rp25,76 Miliar

Secara kinerja, hingga September 2025, emiten Boy Thohir ini mencatatkan laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD301,58 juta. Adapun saldo laba ditahan sebesar USD3,32 miliar dan total ekuitas sebesar USD5,15 miliar.

Jadwal Pembagian Dividen Interim ADRO

  • Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 29 Desember 2025
  • Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 30 Desember 2025
  • Cum Dividen di Pasar Tunai: 2 Januari 2026
  • Ex Dividen di Pasar Tunai: 5 Januari 2026
  • Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai: 2 Januari 2026
  • Tanggal Pembayaran Dividen: 15 Januari 2026. (*)

Related Posts

News Update

Netizen +62