Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir memastikan stok cadangan beras nasional masih cukup aman untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri mendatang.
Kepastian ini menyusul harga pangan dunia saat ini tengah mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
“Stok beras Bulog saat ini ada sebanyak 1,2 juta ton. Kemudian masih ada stok dalam perjalanan sebanyak 500 ribu ton serta masih ada kuota penugasan pengadaan impor dari pemerintah,” katanya, saat mengecek ketersediaan beras SPHP di Retail Modern Robinson Klender, dikutip laman bumn.go.id, Senin (12/2).
Baca juga: Impor Beras 2023 Terbesar Sepanjang 25 Tahun Terakhir, CORE: Kebijakan yang Serampangan!
Saat ini, kata dia, Bulog sudah menggelontorkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebesar 220 ribu ton dari awal 2024 .Terhitung, hari ini juga akan menggelontorkan lagi sebanyak 250 ribu ton.
“Pasar akan dibanjiri tambahan beras SPHP dari Bulog sebanyak 250 ribu ton, jadi masyarakat tidak perlu khawatir terkait pasokan beras ini,” tambahnya.
Sementara, Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi menambahkan bahwa penugasan impor beras oleh pemerintah akan dikelola dengan baik oleh BULOG. Hal itu berguna untuk menjaga stabilitas harga beras.
Baca juga: Inflasi Berlanjut, BPS Ungkap Harga Beras di 28 Provinsi Naik
“Izin impor beras kepada Bulog ini berlaku sepanjang tahun jadi akan kami kelola dengan baik.
“Agar tidak memengaruhi harga petani saat panen raya nanti dan juga tetap menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More
Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More
Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More
Poin Penting BSI menggandeng Kadin untuk mendorong UMKM lokal naik kelas melalui sinergi pembiayaan, pembinaan,… Read More