Poin Penting
- Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius dan kerugian pendapatan signifikan
- Platform SOTI ONE memungkinkan pengelolaan, pengamanan, penguncian, hingga pelacakan perangkat secara real-time untuk menjaga data dan kelangsungan operasional
- Melalui pemantauan aplikasi, bandwidth, dan penanganan remote, SOTI membantu ritel dan coffee shop menghemat waktu serta biaya tanpa perlu mengirim tim ke lokasi.
Jakarta – Operasional IT harian di toko retail atau coffee shop bisa menjadi sangat rumit jika tidak ditopang solusi teknologi andal. Ketika terjadi gangguan, tidak hanya operasional yang terganggu, tapi juga bisa menimbulkan kerugian dan hilangnya revenue.
Hal itu menjadi salah satu sorotan utama dalam Ngobar Show 2026 yang digelar PT Global Asia Sinergi (GAS) di Jakarta, beberapa waktu lalu. GAS menawarkan solusi SOTI ONE Platform untuk mengatasi tantangan dan kebutuhan pelaku usaha.
Menurut IT Administrator GAS Robert Tampubolon, pihaknya menghadirkan pendekatan dramatik yang merepresentasikan tantangan nyata yang dihadapi organisasi modern. GAS memaparkan bagaimana solusi SOTI mampu menjawab kebutuhan tersebut secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Baca juga: PELNI Gandeng DTP Perkuat Layanan Berbasis Teknologi Satelit LEO BuanterOne
Ia mencontohkan, misalnya di sebuah kedai kopi, tiba-tiba device yang digunakan untuk operasional harian seperti aplikasi kasir rusak atau hang. SOTI ONE Platform bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan solusi teknologi terpadu.
“Bayangkan saja dalam sebuah ritel dalam jangka waktu 10 jam, ada pemasukan Rp30 juta. Jika satu jam kacau, maka kerugiannya banyak sekali,” kata Robert dikutip dalam keterangan resmi, Kamis, 5 Februari 2026.
Untuk kasus kehilangan perangkat kerja misalnya, SOTI ONE Platform bisa melakukan pengucian dan pelacakan untuk membantu menyelamatkan dan mengamankan data.
“Kalau HP hilang bisa di-lock. Penguncian ini bisa dilakukan dengan fitur-fitur SOTI sehingga data aman dan mudah-mudahan data tidak bisa diambil orang lain,” tambah Robert.
Sedangkan, Presales Asia Pacific SOTI Budi Wibowo mencontohkan pengamanan perangkat saat hilang.
“Dalam kasus jika HP atau device hilang, maka device langsung bisa di-lock. Jadi data tidak bisa diambil pihak lain. Bahkan device bisa di-setting jika baterai tinggal 10 persen, maka device bisa langsung di-lock,” tambah Budi.
Di kesempatan sama, Business Development Manager GAS Rizky Raharja menambahkan soal pemantauan aplikasi dan bandwidth real-time melalui Xsight.
“Solusi ini meningkatkan efektivitas pengelolaan IT, memastikan kepatuhan kebijakan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data,” timpalnya.
Baca juga: Kolaborasi AFTECH dan AMVESINDO Perkuat Kompetensi Profesional Teknologi Keuangan
Sedangkan GM Solution GAS Windy Hendwiananda, mengungkapkan, pendekatan ini krusial bagi ritel dan coffee shop. Ia juga mencontohkan dukungan untuk lokasi jauh seperti Papua tanpa harus mengirim tim, karena SOTI memungkinkan penanganan secara remote.
“Usaha tersebut biasanya ada point of sales di kasir, kalau tidak bisa manage itu, kita akan kehilangan revenue, misalnya perangkat nge-hang, down, atau mati. Jika ini terjadi melalui SOTI bisa di-manage secara remote dan masif,” paparnya.
Dengan kata lain, tim IT tidak perlu datang langsung ke lokasi retail yang mengalami kendala, tapi bisa dikerjakan secara remote dengan SOTI. Ini akan lebih menghemat waktu dan biaya.
Acara Ngobar Show 2026 sendiri dihadir oleh para profesional di bidang IT serta para pengambil keputusan dari berbagai sektor atau industri. (*) Ari Astriawan










