Belitung – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengaku tengah mengerem laju pertumbuhan kredit komersial. Hal tersebut bertujuan agar menekan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) pada segmen komersial.
Sampai dengan semester I-2016, rasio kredit bermasalah Bank Mandiri terbesar disumbangkan oleh kredit komersial yang tercatat 1,5% sampai dengan 2%. Kendati demikian, Bank Mandiri siap menekan kredit bermasalah segmen komersial di semester II-2016.(Baca juga:Bank Mandiri Restrukturisasi NPL Senilai Rp20 Triliun)
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More