“Pertumbuhan di komersial lumayan di rem karena di situ letaknya. Kenapa? Karena turunannya dari tambang, yang suplai truk, lalu kontraktor, kena dampak dan mengalami penurunan,” ujar Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Rafas, di Belitung, Kamis, 22 Septembe 2016
Lebih lanjut dia mengungkapkan, segmen komersial masuk ke Small Medium Enterprise (SME). Sementara tambang beserta turunannya seperti suplai truk, kontraktor, penerimaan order atas pertambangan mengalami pelemahan.
“Mereka ada di SME. Jadi penurunan terjadi dan ada kredit macet. Mereka itu yang terkena dampak karena mereka memang juga menjadi vendornya,” tutup Rohas. (*)
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More