Belitung – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengaku tengah mengerem laju pertumbuhan kredit komersial. Hal tersebut bertujuan agar menekan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) pada segmen komersial.
Sampai dengan semester I-2016, rasio kredit bermasalah Bank Mandiri terbesar disumbangkan oleh kredit komersial yang tercatat 1,5% sampai dengan 2%. Kendati demikian, Bank Mandiri siap menekan kredit bermasalah segmen komersial di semester II-2016.(Baca juga:Bank Mandiri Restrukturisasi NPL Senilai Rp20 Triliun)
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More