Ananta juga berharap, sekuritisasi aset ini bisa mempercepat proses pengadaan rumah, demi mensukseskan Program Sejuta Rumah, seperti yang digagas oleh pemerintah.
Selain penerbitan EBA-SP, SMF juga berkolaborasi dengan Bank BTN Syariah, dan telah menandatangani kesepakatan kerja sama terkait transaksi Sekuritisasi KPR iB dengan skema Efek Beragun Aset Syariah berbentuk Surat Partisipasi (EBAS-SP) pada bulan Mei lalu. Kerja sama penerbitan EBAS-SP tersebut diperkirakan akan berpeluang menjadi sekuritisasi KPR iB pertama di Indonesia.
“EBAS-SP akan memberikan warna baru bagi pasar modal syariah lndonesia, dimana sebelumnya berbagai efek berbasis syariah telah diperkenalkan dan diterbitkan. investor juga akan memiliki pilihan baru untuk berinvestasi dalam efek yang sesuai dengan kaidah syariah, dengan tambahan asst dasar berupa tagihan KPR iB yang memberikan rasa aman yang lebih,” ungkap Ananta. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More