Demi meningkatkan kepercayaan pasar terhadap SRG, pemerintah menetapkan Perum Jamkrindo untuk terlibat dalam skema penjaminan SRG. Jamkrindo ditunjuk sebagai Lembaga Pelaksana Penjaminan SRG sambil menunggu pembentukan Lembaga Jaminan SRG yang sudah diamanatkan melalui Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 2011.
SRG cukup efektif diterapkan di sejumlah negara lain, misalnya Bulgaria dan India. Yang juga menarik perhatian, mereka memiliki paradigma yang lebih maju dalam bidang agrobisnis, baik dari dukungan riset, teknologi, sistem irigasi, transportasi, maupun pemasaran.
Dengan produktivitas yang tinggi, negara-negara lain sudah berpikir bagaimana agar yang mereka tanam tidak untuk dikonsumsi sendiri, tapi untuk dipasarkan ke negara lain. Indonesia juga harus membangun paradigma, yang sebetulnya sudah berhasil dipraktikkan pemerintah kolonial Belanda. Waktu itu nusantara berhasil menjadi eksportir utama komoditas, seperti tebu, kopi, dan karet.
Ke depan, apabila kebutuhan pangan sudah bisa dipasok dari lahan-lahan pertanian dalam negeri, penting untuk berpikir bagaimana menghasilkan komoditas pangan untuk diekspor. Sebab, Indonesia memiliki competitive advantage di bidang agrobisnis. (*) (Baca juga : UMKM pada Era MEA)
Penulis adalah Ketua Dewan Penasihat Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia.
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More
Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More
Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More
Poin Penting Prabowo memperingatkan eskalasi konflik global, khususnya yang melibatkan senjata nuklir, berisiko memicu Perang… Read More
Poin Penting Tekanan pasar terkonsentrasi pada saham terdampak kebijakan MSCI dan percepatan reformasi OJK, sementara… Read More
Poin Penting Danantara aktif sebagai investor pasar saham Indonesia dan menilai valuasi saham domestik masih… Read More