Bandung–Rencana menjadikan Tanjung Priok pelabuhan tandingan Singapura, kian mendekati kenyataan. PT Pelindo II sebagai pengelola pelabuhan Tanjung Priok optimistis tahun 2017 mekanisme pengapalan internasional langsung sudah dapat diimplementasikan.
Baca juga: IPO 3 Perusahaan, Pelindo II Target Raih Rp4 Triliun
“Kita targetkan kuartal kedua tahun ini,” kata Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) Elvyn G. Massasya di Hotel Hilton Bandung, Jumat, 3 Februari 2017.
Priok selama ini hanya berfungsi sebagai pelabuhan hub dalam negeri. Seluruh kapal yang berada di Indonesia dan hendak melakukan kegiatan ekspor impor terlebih dahulu transit di Tanjung Priok dan lanjut ke Singapura untuk melakukan pemindahan barang (transhipment) ke kapal yang lebih besar sebelum berlayar kembali ke daerah tujuan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Jakarta - Pemberlakuan tarif impor baru Amerika Serikat (AS) berpotensi memberikan tekanan besar terhadap pasar… Read More
Washington - Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS), Scott Bessent menyarankan negara-negara yang terdampak tarif… Read More
Jakarta - Guru Besar Bidang Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB), Didin S. Damanhuri membeberkan sejumlah… Read More
Jakarta – Presiden Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal hingga 54 persen terhadap lebih dari 60 negara mitra… Read More
Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif kebijakan impor baru 10 persen… Read More
Jakarta – Genderang “perang dagang” dimulai. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif… Read More