Keuangan

Tangsel Tagetkan 95% Penduduknya Ikut JKN-KIS

Tangerang – Kota Tangerang Selatan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan penduduk Kota Tangerang Selatan, dengan memberikan Jaminan Kesehatan bagi penduduknya melalu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan.

Hal tersebut diwujudkan dalam penandatanganan kesepakatan Universal Health Coverage Kota Tangerang Selatan, Jumat (14/12) di Universitas Pamulang Tangerang Selatan. Hadir dalam penandatanganan tersebut Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany serta Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris.

Pemerintah Provinsi Tangerang Selatan sendiri optimis dapat meningkatkan persentase jumlah penduduk yang menjadi peserta JKN-KIS minimal 95 % di penghujung tahun 2018.

“Kami juga harapankan melalui integrasi ini akses pelayanan kesehatan masyarakat semakin luas, bukan hanya faskes milih pemerintah, tapi juga swasta. Ke depan kami juga akan mengoptimalkan kualitas layanan kesehatan di Kota ini, termasuk upaya promotif dan preventif,” ujar Airin saat penandatangan kerjasama tersebut, Jumat 14 Desember 2018.

Sementara itu jumlah peserta yang sudah terdaftar dalam program JKN-KIS sampai dengan 1 November 2018 sebanyak 786.570 jiwa (62,46%), dengan kata lain masih terdapat sebanyak 472.569 jiwa (37,54%) lagi masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS dan diharapkan akan terpenuhi sesuai dengan target.

Baca juga: BPJS Kesehatan Raih Penghargaan 10 Lembaga Terbaik Pengelolaaan Pengaduan Layanan Publik

“Sejak Oktober Tahun 2016 Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dalam hal mendaftarkan penduduknya ke dalam program JKN-KIS, dan masih ada 37,54 % penduduk yang belum menjadi peserta JKN maka dari itu kami terus berupaya untuk membantu Kota Tangerang Selatan menjadikan semua penduduk tercover oleh Jaminan Kesehatan Nasional,” ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris

Fachmi mengapresiasi Komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk UHC pada 1 Desember 2018. Menurutnya ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 8 tahun 2018 Tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional. Sampai dengan 1 Desember 2018, 155 Kabupaten/Kota di Indonesia sudah berstatus Universal Health Coverage.

Airin Rachmi Diany mengungkapkan komitmen Pemkot Tangerang Selatan terhadap Program JKN-KIS saat ini untuk mewujudkan UHC adalah menambahkan sebanyak 470.834 jiwa sehingga total penduduk yang telah didaftarkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebanyak 1.257.404 jiwa (99,86%) lebih dari 95% terhadap total jumlah Penduduk.

Sampai dengan Desember 2018, terdapat 2.393.829 jiwa penduduk Tangerang yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Untuk memberikan layanan kepada para peserta JKN-KIS tersebut, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 193 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 52 rumah sakit (termasuk di dalamnya klinik utama), 25 apotek yang tersebar di seluruh wilayah Tangerang. (*)

Suheriadi

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

11 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

11 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

11 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

12 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

13 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

13 hours ago