Ilustrasi: Kredivo
Jakarta – Menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan oleh Bapak Indra Laksmana melalui website surat pembaca Infobank, tanggal 19 Agustus 2022, yang berjudul “Penipuan Mengatasnamakan Kredivo”, sebelumnya kami mohon maaf atas ketidaknyamanan dan kendala yang dialami.
Sebagai informasi, PT FinAccel Finance Indonesia (“Kredivo”) merupakan platform kredit digital yang berizin dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) serta mematuhi segala ketentuan lembaga layanan keuangan yang berlaku di Indonesia.
Dalam menanggapi keluhan yang disampaikan, kami mengonfirmasi bahwa Bapak Indra Laksmana telah menghubungi kami dan menceritakan kronologi kejadian pada tanggal 9 Agustus 2022. Kami telah menindaklanjuti pengaduan terkait peretasan akun milik Bapak Indra Laksmana dan hasil dari investigasi telah disampaikan kepada Bapak Indra Laksmana pada tanggal 13 Agustus 2022.
Kredivo senantiasa berupaya memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam melayani konsumen dan selalu memberikan himbauan kepada seluruh konsumen untuk menjaga data keamanan akun, kami juga secara rutin memberikan edukasi bahwa Kredivo tidak pernah meminta data pribadi pengguna. Saran dan masukan dari semua pihak menjadi perhatian kami, terutama dalam meningkatkan mutu dan pelayanan optimal bagi seluruh konsumen. Apabila Bapak Indra Laksmana masih memiliki pertanyaan terkait keluhan yang dialami, silakan menghubungi kami di nomor Layanan Pelanggan 0807-1-573-348 atau melalui email ke support@kredivo.com.
Salam hangat,
Muid Nurdiansyah
Customer Support Manager
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More