Tancap Gas! IHSG Makin Dekati Level 9.000

Tancap Gas! IHSG Makin Dekati Level 9.000

Poin Penting

  • IHSG dibuka menguat pada perdagangan 7 Januari 2026 ke level 8.964,31 (+0,34 persen) dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 8.970,86.
  • Aktivitas transaksi relatif terbatas, dengan volume 1,09 miliar saham, nilai transaksi Rp745,47 miliar, serta mayoritas saham bergerak menguat (349 saham naik).
  • Sentimen positif masih terjaga, didorong proyeksi teknikal Reliance Sekuritas yang menilai IHSG berpotensi menguat di rentang 8.859–8.994

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (7/1) kembali dibuka menguat pada level 8.964,31 dari posisi 8.933,60 atau naik 0,34 persen. IHSG juga sempat menyentuh level tertingginya pada posisi 8.970,86

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan saham hari ini sebanyak 1,09 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 96 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp745,47 miliar. 

Kemudian, tercatat terdapat 82 saham terkoreksi, sebanyak 349 saham menguat dan sebanyak 241 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: Intip Gerak Saham Asuransi Jelang Batas Pemenuhan Modal Minimum

Manajemen Reliance Sekuritas Indonesia, sebelumnya telah memprediksi bahwa IHSG secara teknikal masih berpotensi untuk bergerak menguat pada rentang level 8.859-8.994.

“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 8.859 dan resistance pada level 8.994 dengan kecenderungan menguat,” kata Analis Reliance dalam risetnya di Jakarta, 7 Januari 2026.

Diketahui, pada perdagangan kemarin (6/1) ditutup menguat pada level 8.933,61 atau naik 0,84 persen, dengan penguatan dipimpin oleh saham-saham sektor bahan baku 3,35 persen dan sektor industrial 2,14 persen. 

Adapun sentimen positif didorong oleh kenaikan mayoritas komoditas logam yang berimbas pada laju saham emiten berbasis komoditas, serta rilis data inflasi tahun 2025 sebesar 2,92 persen yoy yang tetap terjaga rendah dalam sasaran Bank Indonesia 2,5±1 persen. 

Baca juga: Tetapkan Kurs Dividen Interim 2025, Pemegang Saham ADRO Bakal Kantongi Cuan Segini

Sementara dari market global, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat. Sentimen positif disebabkan oleh saham-saham chip melonjak didorong optimisme baru terkait kecerdasan buatan (AI). 

Hal ini ditandai juga oleh Dow Jones Industrial Average yang mencapai rekor tertinggi naik 489,12 poin atau 1,00 persen menjadi 49.466,30. (*)

Editor: Galih Pratama

Related Posts

News Update

Netizen +62