Jakarta–Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta kepada emiten-emiten untuk terus meningkatkan penerapan GCG (Good Corporate Governance) atau tata kelola perusahaan yang baik. Jika tidak, emiten diimbau untuk hengkang dari Bursa Efek Indonesia.
”Kalau selalu tidak comply (taat) dengan GCG sebaiknya di-downgrade saja,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu, 23 November 2016.
Menanggapi permintaan itu, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio menegaskan bahwa terdapat mekanisme delisting atau penghapusan pencatatan saham. Namum sebelumnya, ia akan mendatangi emiten-emiten yang dimaksud. ”Kalau tidak mau membenahi GCG kami delisting,” terang dia. (Selanjutnya: Beberapa emiten terancam delisting)
Page: 1 2
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More