Jakarta–Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta kepada emiten-emiten untuk terus meningkatkan penerapan GCG (Good Corporate Governance) atau tata kelola perusahaan yang baik. Jika tidak, emiten diimbau untuk hengkang dari Bursa Efek Indonesia.
”Kalau selalu tidak comply (taat) dengan GCG sebaiknya di-downgrade saja,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu, 23 November 2016.
Menanggapi permintaan itu, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio menegaskan bahwa terdapat mekanisme delisting atau penghapusan pencatatan saham. Namum sebelumnya, ia akan mendatangi emiten-emiten yang dimaksud. ”Kalau tidak mau membenahi GCG kami delisting,” terang dia. (Selanjutnya: Beberapa emiten terancam delisting)
Page: 1 2
Poin Penting IHSG diproyeksi lanjut melemah pada awal pekan, dengan kisaran support di 6.800–6.915 dan… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More