Poin Penting
Jakarta – Tahun 2025 membawa tantangan yang makin menekan bagi rumah tangga Indonesia. Temuan Financial Resilience Index Sun Life Indonesia 2025 menunjukkan lonjakan harga kebutuhan pokok dirasakan oleh 70 persen masyarakat, sementara 52 persen lainnya bahkan tidak memiliki rencana keuangan lebih dari satu tahun.
Melihat tekanan yang dialami banyak keluarga, Sun Life Indonesia meluncurkan Sun Prosperity Prime (SiSuper) sebagai produk yang dikembangkan untuk menjawab dilema tersebut.
President Director Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo, menggambarkan kondisi masyarakat saat ini sebagai persimpangan yang pelik. Mereka harus memenuhi kebutuhan mendesak hari ini sambil tetap mempersiapkan masa depan.
“Kami ingin memberikan solusi yang tidak meminta keluarga memilih antara kebutuhan hari ini atau rencana masa depan, tetapi memberikan keduanya secara bersamaan,” ujarnya dalam acara peluncuran SiSuper di Jakarta, Rabu (3/12).
Baca juga: Survei Sun Life: 60 Persen Keluarga Khawatir Kekayaan Tak Akan Bertahan ke Generasi Berikutnya
SiSuper hadir dengan karakter yang berbeda dari banyak produk asuransi konvensional. Produk ini dirancang memberi manfaat tunai tahunan sejak tahun pertama, khususnya bagi pemegang plan Super Start.
Fitur tersebut menawarkan arus kas yang dapat membantu keluarga melewati tekanan ekonomi saat ini tanpa harus mengorbankan proteksi jangka panjang.
Selain itu, proses pengajuan yang tidak memerlukan pemeriksaan medis memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan cepat di tengah situasi serba tidak pasti.
Dari sisi manfaat, SiSuper menawarkan total manfaat tunai tahunan hingga 360 persen dari premi untuk denominasi rupiah dan 213,75 persen untuk USD.
Produk ini juga memperkuat sisi jangka panjang melalui manfaat akhir kontrak yang mencapai 1.325 persen untuk rupiah dan 950 persen untuk USD.
Baca juga: AAUI Minta Respons Cepat Industri Asuransi di Tengah Pendataan Klaim Banjir Sumatra
Albertus juga menambahkan bahwa premi produk ini dimulai dari Rp18 juta per tahun.
“Kami ingin menjangkau lebih banyak segmen. Sehingga premi SiSuper dimulai dari Rp18 juta per tahun atau sekitar Rp1,5 juta per bulan,” imbuhnya.
Di sisi distribusi, Sun Life memperluas jangkauan SiSuper melalui peningkatan jumlah agen bersertifikat yang ditugaskan menjangkau kota Tier 1 hingga Tier 3.
Langkah tersebut sejalan dengan Roadmap OJK 2023-2027 yang menekankan inklusi keuangan dan akses yang lebih merata terhadap produk-produk perlindungan. (*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting Askrindo menandatangani MoU dengan 20 biro travel di Jateng untuk memperluas perlindungan asuransi… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS stabil pada 23 Februari 2026, masing-masing di Rp3.047.000… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka menguat 0,12% ke level Rp16.868 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,77% ke level 8.335,84 pada awal perdagangan Senin (23/2/2026), dengan… Read More
Poin Penting IHSG pada perdagangan 23 Februari 2026 diproyeksi bergerak variatif cenderung menguat dengan support… Read More
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More