Jakarta–PT Sucorinvest Central Gani melakukan private placement saham PT Ultrajaya Milk Industry and Trading co pada 16 November 2016 dengan nilai transaksi Rp427,5 miliar atau sebanyak 95 juta lembar saham di harga Rp4.500 per lembar saham (at discount 2,2%) dibanding harga penutupan sehari sebelumnya.
Sebelumnya Sucorinvest juga pernah melakukan placement saham Ultrajaya senilai Rp791,9 miliar pada Agustus 2016 lalu. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat investor asing dan lokal terhadap pasar Indonesia memang sangat tinggi, khususnya untuk saham Ultrajaya.
(Baca juga: BTN Catatkan EBA-SP Rp1 Triliun)
Institutional Equity Director Sucorinvest Jerry Sarmiento mengatakan, investor asing dan lokal memiliki optimisme yang tinggi terhadap kinerja fundamental pemimpin pasar produk susu UHT (Ultra High Temperature) ini. Transaksi yang dilakukan oleh Sucorinvest ini mewakili 3,3% dari total saham yang beredar, sehingga hal ini disambut positif oleh kalangan investor karena akan membantu meningkatkan likuiditas perdagangan saham Ultrajaya.
Menurutnya, salah satu daya tarik utama saham Ultrajaya yang membuat investor-investor institusi ternama tergiur, adalah trend perubahan pola konsumsi yang tengah terjadi di kalangan masyarakat grassroots atau menengah bawah yang belakangan ini menikmati banyak perhatian dari pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan berbagai program seperti edukasi, kesehatan dan revitalisasi sektor pertanian. (Selanjutnya; Respon positif pasar)
Page: 1 2
Poin Penting Ekonom desak konsolidasi cepat OJK menyusul pengunduran diri beruntun petinggi agar roda organisasi… Read More
Poin Penting Mahendra Siregar (Ketua), Mirza Adityaswara (Wakil Ketua), dan dua pejabat OJK lainnya mengundurkan… Read More
Poin Penting Mirza Adityaswara mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DK OJK tak lama setelah… Read More
Poin Penting Empat petinggi OJK mengundurkan diri dalam waktu berdekatan, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas dan… Read More
Generali Indonesia luncurkan GEN Prime Link, produk asuransi jiwa unit link atau PAYDI yang memiliki… Read More
Poin Penting Wakil Ketua DK OJK Mirza Adityaswara resmi mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari… Read More