Poin Penting
- Strategi berkelanjutan halocoko berbuah hasil dengan meraih rekor nasional setelah mendistribusikan 1,1 juta es krim sepanjang 2025
- halocoko mengembangkan program menjangkau 50+ wilayah dan 2,5 juta masyarakat, memperkuat penetrasi pasar segmen pendidikan.
- Pada 2026, halocoko akan melakukan perluasan kota dan kolaborasi dengan pemda serta institusi pendidikan untuk menopang pertumbuhan berkelanjutan.
Jakarta – Strategi pengembangan bisnis berbasis berkelanjutan yang dijalankan halocoko sepanjang 2025 membuahkan hasil. Brand es krim cokelat ini meraih Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas Program Pembagian Es Krim Secara Seri Terbanyak dalam Satu Tahun di Indonesia, setelah mendistribusikan lebih dari 1,1 juta es krim kepada anak-anak di berbagai daerah.
Senior Brand Manager halocoko menjelaskan, sepanjang 2025, halocoko menjangkau lebih dari 50 wilayah di Indonesia dengan merealisasikan lebih dari 16.000 kegiatan melalui tiga program nasional, yakni Berbagi Kebahagiaan di Setiap Sudut Negeri, Berkah Ramadan di Setiap Sudut Negeri, dan Dari Sekolah untuk Senyuman Anak Indonesia.
“Total dampak program disebut menjangkau lebih dari 2,5 juta masyarakat,” jelas Viona dalam keterangan resminya dikutip 13 Februari 2026.
Baca juga: Genjot Pertumbuhan Bisnis, Indospring (INDS) Perluas Ekspor ke Timur Tengah
Dari sisi bisnis, kata Viona, skala implementasi tersebut mencerminkan kapasitas operasional yang solid serta efektivitas model distribusi berbasis kemitraan lokal. Pendekatan ini sekaligus memperluas penetrasi pasar di tingkat komunitas, khususnya segmen pendidikan yang menjadi salah satu fokus ekspansi.
“Interaksi langsung antara tim halocoko dan siswa menjadi instrumen engagement yang memperkuat kedekatan emosional brand dengan konsumen usia sekolah—segmen yang dinilai strategis dalam membangun loyalitas jangka panjang,” katanya.
Baca juga: Kondisi Menantang, Begini Stategi Bisnis Bank Mandiri pada 2026
Memasuki 2026, Viona menjelaskan, perusahaan menyiapkan perluasan jangkauan program ke lebih banyak kota serta peningkatan intensitas kegiatan di berbagai wilayah.
Kata Viona, ekspansi tersebut dirancang sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan, dengan fokus pada penguatan kolaborasi pemerintah daerah dan institusi Pendidikan.
“Ini sekaligus memperkokoh posisi halocoko di industri es krim nasional melalui model bisnis yang inklusif dan berorientasi dampak,” tutupnya. (*)










