News Update

Stanchart Perpanjangan Kerjasama Dengan Liverpool Hingga 2023

Jakarta – Standard Chartered Bank (Stanchart) mengumumkan perpanjangan kontrak kerjasama sebagai sponsor utama Liverpool Football Club (LFC) hingga empat tahun kedepan, atau hingga akhir musim 2022/2023.

Sebagaimana diketahui, Standcart pertama kali menandatangani perjanjian sebagai sponsor utama LFC pada Juli 2010, kemudian kemitraan tersebut telah diperpanjang kembali di 2013 dan di 2015. Ketentuan terkait dengan finansial tetap menjadi kerahasiaan kedua belah pihak.

Jumlah penggemar LFC yang sangat besar di pasar-pasar utama Bank, yaitu Asia, Afrika, dan Timur Tengah, menjadikan kerjasama ini sebagai kesempatan yang sangat berharga bagi Stanchart untuk meningkatkan visibilitas secara signifikan di wilayah-wilayah tersebut.

“Sebuah kebanggaan bagi kami bila Standard Chartered memperpanjang kemitraan dengan kami untuk empat tahun kedepan. Ikatan antara LFC dan Standard Chartered terjalin sangat mendalam, lebih hanya sekadar menjadi sponsor utama. Sejak awal, kemitraan ini juga mengenai bagaimana dapat bekerjasama dengan LFC, komunitas, dan penggemar di seluruh dunia.” kata Billy Hogan selaku Managing Director and Chief Commercial Officer, Liverpool Football Club dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat 25 Mei 2018.

Baca juga: Stanchart Hadirkan LFC World ke Jakarta 

Selain itu, selama lebih dari delapan tahun, kerjasama antara Bank dengan LFC juga turut memberikan kontribusi bagi program-program keberlanjutan dan kontribusi masyarakat yang selama ini menjadi komitmen Standcart. Sebagai contoh, kompetisi tahunan ‘Perfect Match’ dimana para pemain LFC mengganti logo Standard Chartered di jersey mereka menjadi logo Seeing is Believing, sebuah program kontribusi kepada masyarakat yang dilakukan di seluruh negara dimana Bank beroperasi untuk mengatasi kebutaan yang dapat dihindari, mampu mengumpulkan dana lebih dari 480.000 dolar Amerika.

“Yang lebih penting juga, kemitraan ini berarti kita mampu mendukung ambisi kita di lapangan dan bersaing dengan yang terbaik di dunia. Kami telah menikmati banyak keuntungan dari kemitraan ini dan saya berharap akan lebih lebih banyak lagi kedepannya bagi kedua belah pihak,” kata Billy.

Bill Winters, Group Chief Executive Standard Chartered mengatakan, Liverpool FC adalah salah satu klub sepakbola paling terkenal di dunia dan kami bangga dapat diasosiasikan dengan mereka.

“LFC merupakan klub yang hebat dan memiliki jumlah penggemar yang besar di pasar-pasar utama Stanchart, serta memiliki banyak persamaan nilai dengan Stanchart. Kami sangat berbahagia dapat melanjutkan kerjasama ini dan sangat berharap, kemitraan ini dapat memberikan kesuksesan bagi Bank dan LFC,” kata Bill Winters.

Pihaknya mengatakan, kerjasama ini telah mampu memberikan dukungan yang berharga bagi program-program kontribusi masyarakat yang dimiliki Stanchart serta telah banyak membantu kami dalam memelihara hubungan baik antara Stanchart dengan klien, staf, serta penggemar LFC.(*)

Suheriadi

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

9 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

10 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

10 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

10 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

10 hours ago