Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. (Foto: Suheriadi)
Jakarta–Menteri Keuangan Republik lndonesia (Menkeu) Sri Mulyani lndrawati, menghadiri Sidang Tahunan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Kedua yang bedengsung pada 16-17 Juni 2017 di Jeju, Korea Selatan.
Sidang Tahunan AllB Kedua tersebut mengangkat tema “Sustainable infrastructure” yang dihadiri oleh para menteri dan perwakilan dari 80 negara anggota, organisasi international, lembaga kemasyarakatan, akedemisi, dan sektor swasta. Menkeu Sri Mulyani hadir untuk menjalankan kapasitasnya sebagai Perwakilan lndonesia di AIIB.
“Dalam sesi tersebut Saya menyampaikan Governor Statement yang berisikan penghargaan kepada AIIB atas pencapaian tahun 2016, termasuk dihasilkannya kebijakan dan strategi prioritas atas energi, Iingkungan, sosial, tata kelola, dan sumber daya,” ungkap Sri Mulyani di Kantor Kementrian Keuangan, Jakarta, Senin, 19 Juni 2017.
Sri Mulyani menambahkan, pihaknya juga telah menyampaikan beberapa arahan kepada AIIB dapat memenuhi kebutuhan finansial di kawasan dalam pembiayaan infrastruktur. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More