News Update

Spin Off UUS BTN dan CIMB Niaga Jalan Terus, Ini Update dari OJK

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan pembaruan mengenai proses pemisahan (spin off) Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan, proses spin off tersebut sejauh ini berjalan sesuai dengan tahapan rencana yang telah diajukan.

“Selanjutnya target pelaksanaan pemisahan tetap memperhatikan perizinan dan pemenuhan persyaratan yang berlaku,” kata Dian, dikutip ANTARA, Jumat, 1 Agustus 2025.

Dian menegaskan, OJK sebagai regulator mendukung proses pemisahan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat industri perbankan syariah nasional.

Baca juga: Ini Kinerja UUS CIMB Niaga Terbaru yang Bakal Spin Off 2026

Menurutnya, pemisahan atau spin off UUS merupakan implementasi dari Peraturan OJK (POJK) Nomor 12 tahun 2023 tentang Unit Usaha Syariah. Regulasi ini mewajibkan spin off bagi UUS yang telah memiliki aset di atas Rp50 triliun, atau total asetnya lebih dari 50 persen dari total aset induk.

Adapun proses pemisahan UUS BTN dilakukan melalui mekanisme pengalihan seluruh hak dan kewajiban kepada PT Bank Victoria Syariah (BVIS) sebagai Bank Umum Syariah (BUS) penerima pemisahan.

Diketahui, BTN telah resmi mengakuisisi saham mayoritas BVIS pada 5 Juni 2025. Dengan akuisisi ini, BVIS kini resmi dimiliki oleh BTN dengan kepemilikan 99,99 persen saham.

BTN menargetkan proses spin off UUS berlangsung pada Oktober atau November 2025. Sebelum itu, BTN akan melakukan penguatan permodalan BTN Syariah melalui skema right issue.

Baca juga: BSI Angkat Suara Soal Spin Off ke Danantara, Ini Penjelasannya

Setelah seluruh proses spin off UUS BTN rampung, diharapkan BUS baru dapat terbentuk pada akhir tahun ini.

“Harapan OJK adalah BTN dapat mencapai skala ekonomi yang setara dengan bank syariah terbesar di Indonesia,” kata Dian.

Sementara itu, CIMB Niaga melalui keterbukaan informasi BEI pada 28 April 2025 telah mengumumkan rencana pemisahan UUS untuk membentuk BUS tersendiri.

Perseroan memutuskan mendirikan PT Bank CIMB Niaga Syariah sebagai BUS hasil spin off, yang telah disetujui dalam RUPSLB pada 26 Juni 2025. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

6 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

7 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

12 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

12 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

15 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

17 hours ago