Keuangan

Sompo Insurance Siapkan Produk Asuransi Tani

Jakarta–PT Sompo Insurance Indonesia tengah mempersiapkan produk terbarunya yakni asuransi tani. Produk barunya tersebut sejalan dengan program pemerintah Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang bertujuan untuk mendorong kesejahteraan petani.

Direktur PT Sompo Insurance Indonesia Ismoyo Sudandrio mengatakan, sejauh ini produk asuransi tani milik Sompo Insurance sudah berjalan di beberapa negara, salah satunya di Bangkok Thailand. Oleh sebab itu, pihaknya tengah mempersiapkan untuk me-launching produk asuransi tani itu di Indonesia.

“Kita kan masuk ke produk baru, mungkin sedikit bergeser tapi presentasi akan relatif sama. Ini sebenarnya produk dari Sompo Global, Jepang. Mereka sudah jalankan di Thailand dll. Indonesia kan belum ada,” ujarnya, di Jakarta, Kamis, 16 Maret 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

12 mins ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

9 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

9 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

10 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

11 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

11 hours ago