Menurutnya, untuk mengeluarkan produk tersebut, pihaknya akan melakukan kerja sama dengan lembaga-lembaga terkait seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Pemerintah yakni Kementerian Pertanian (Kementan).
“Kita lebih ke microinsurance. Kita bekerja sama dengan BMKG berapa index hujan disitu, kalau sampai melewati batas tertentu. Walaupun kita tidak melihat, kalau curahnya tinggi walaupun berhasil itu kami bayarkan klaim,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Presiden Direktur PT Sompo Insurance Indonesia, Daniel Neo menambahkan, produk asuransi tani yang akan dikeluarkan itu ditargetkan segera launching pada pertengahan tahun ini. Diharapkan, dengan produk ini kedaulatan pangan nasional dapat terealisasi. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More
Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More