Analisis

Soal e-Money, BCA Biasa Tekor Rp80 Miliar

Sementara terkait dengan polemik perlu atau tidaknya bank atau penerbit memungut biaya isi ulang (top up) e-money, Jahja mengungkapkan bahwa pihaknya belum melakukan pembahasan khusus secara internal.

Baca juga: Aturan Fee Positif Bagi Perkembangan Bisnis e-Money

Terlepas dari itu, pihaknya mengaku akan tetap mentaati kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam pengenaan biaya top up tersebut. Selain itu, BCA juga akan tetap memprioritaskan kepentingan nasabah walau tidak menutup kemungkinan akan membebankan biaya isi ulang e-money ke nasabah.

“Kita ikuti yang lain lah. Tapi kalau memang untuk pelayanan masyarakat kita diminta free (gratis) ya kita free lah,” tukas Jahja. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

 

 

Page: 1 2

Suheriadi

Recent Posts

PWI Pusat Bakal Terima Hadiah Patung Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko dari Blora

Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More

12 hours ago

DPR Pastikan Pengganti Pimpinan OJK-BEI Bebas Afiliasi Danantara dan BUMN

Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More

12 hours ago

Kredit Macet, Bisnis Gagal atau Niat Jahat? OJK Harus Berada di Depan Bank

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More

1 day ago

KPK Mencari “Pepesan Kosong” Dana Non Budgeter-Iklan Bank BJB, Terus Berputar-putar “Dikaitkan” Ridwan Kamil-Aura Kasih

Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More

1 day ago

Daftar Saham Top Laggards dalam Sepekan, Ada BREN, BUMI hingga MORA

Poin Penting IHSG anjlok 6,94 persen sepanjang pekan 26–30 Januari 2026 ke level 8.329,60, seiring… Read More

1 day ago

BSI Gandeng Kadin Dorong UMKM Naik Kelas

Poin Penting BSI menggandeng Kadin untuk mendorong UMKM lokal naik kelas melalui sinergi pembiayaan, pembinaan,… Read More

1 day ago