SMF; Salurkan pinjaman. (Foto: Erman)
Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) membukukan laba bersih sebesar Rp369 miliar pada kuartal III-2020. Pencapaian laba tersebut naik 3,49% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp355 miliar.
Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menjelaskan, laba tersebut berasal dari dari pendapatan perseroan yang mencapai Rp1,73 triliun per akhir September 2020. Capaian ini melesat 45,37% bila dibandingkan periode yanh sama tahun lalu Rp1,19 triliun.
“Pendapatan perseroan Rp1,73 triliun, sementara beban, pajak, dan CKPN sebesar Rp1,36 triliun sampai dengan akhir September 2020,” ujar Ananta dalam konferensi pers secara virtual, Kamis 26 November 2020.
Tak hanya itu, dirinya menyebut bahwa pencapaian laba tersebut telah melampaui target laba hingga akhir tahun ini sebesar Rp318 miliar. Sedangkan untuk liabilitas SMF kini telah mencapai Rp21,35 triliun hingga akhir September 2020, serta total ekuitas sebesar Rp11,33 triliun.
Sementara itu, untuk total aset SMF hingga akhir September 2020 telah mencapai Rp32,69 triliun atau sudah melampaui target tahun ini sebesar Rp31,38 triliun. Ananta menyampaikan, total aset tersebut meningkat bila dibandingkan akhir September 2019 yang senilai Rp25,07 triliun.
Hingga 30 September 2020, SMF juga sudah menerbitkan 44 kali surat utang termasuk Surat Berharga Komersial dengan total nilai penerbitan Rp41,21 triliun yang terdiri dari 32 kali penerbitan obligasi dan sukuk dengan nilai Rp37,23 triliun, 11 penerbitan Medium Term Note (MTN) dengan nilai Rp3,85 triliun dan 1 kali penerbitan Surat Berharga Komersial sebesar Rp120 miliar. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More