Jakarta – PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), mengumumkan penetapan susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham memutuskan mengangkat Michellina Laksmi Triwardhany menggantikan Darmadi Sutanto sebagai Wakil Direktur Utama SMBC Indonesia.
Kemudian, mengangkat Jun Saito menggantikan Kaoru Furuya sebagai Wakil Direktur Utama, serta Yuki Terayama menggantikan Keishi Kobata sebagai Direktur.
Baca juga: Bos SMBC Indonesia: Gejolak Saham Perbankan Dipicu Persepsi Pasar
Adapun masa jabatan ketiganya secara resmi akan berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta diperolehnya izin kerja dan izin tinggal, dan akan berlangsung hingga RUPST 2028.
Lebih lanjut, para pemegang saham juga menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris. Edmund Tondobala dan Ongki Wanadjati Dana tidak diangkat kembali, sesuai permintaan pribadi masing-masing.
Sebagai pengganti, Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono ditunjuk sebagai Komisaris Independen. Masa jabatannya dimulai sejak ditutupnya RUPST hingga RUPST 2028.
Baca juga: RUPST SMBC Indonesia Tetapkan Pembagian Dividen Rp52,85 per Saham
Direktur Utama SMBC Indonesia, Henoch Munandar, mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya bagi segenap jajaran lama Direksi dan Dewan Komisaris atas dedikasi dan kontribusi mereka sepanjang masa tugas.
“SMBC Indonesia hari ini kembali mencatatkan tahapan penting dalam perjalanan transformatifnya dengan mengumumkan perubahan sejumlah jajaran Dewan Komisaris dan Direksi,” kata Henoch.
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo menekankan percepatan pembangunan IKN, khususnya fasilitas legislatif dan yudikatif Pemerintah melakukan… Read More
Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More