Keuangan

Skor Kredit Buruk Bisa Hambat Akses Keuangan, Ini Penjelasannya

Poin Penting

  • Skor kredit menjadi penentu masa depan finansial anak muda, memengaruhi akses pinjaman, kepemilikan rumah, hingga peluang kerja.
  • Gerakan Anti Galbay mengajak generasi muda menjaga reputasi keuangan dengan disiplin bayar utang dan literasi finansial.
  • Fenomena komunitas galbay di medsos mendorong OJK memperketat manajemen risiko dan aturan pemberian pinjaman daring.

Jakarta – Skor kredit kini menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan reputasi keuangan seseorang, mulai dari pengajuan pinjaman, pembelian rumah, hingga proses rekrutmen kerja. Karena itu, menjaga skor kredit tetap baik sangat penting, terutama bagi anak muda di tengah maraknya fenomena gagal bayar (galbay) pinjaman daring (fintech lending).

CEO PT Cloudun Technology Indonesia, Aggi Nauval Guntur Surapati, selaku Penyelenggara Pemeringkat Kredit Alternatif (PKA) yang terdaftar di OJK, mengungkapkan bahwa skor kredit merupakan representasi dari reputasi finansial seseorang.

Ia menilai, skor kredit ini akan menentukan sejauh mana masyarakat dapat mengakses berbagai layanan keuangan di masa depan, mulai dari kredit rumah, kendaraan, modal usaha, kartu kredit, dan pendanaan lainnya.

“Ketika seseorang memiliki riwayat kredit yang baik, peluang untuk mendapatkan kepercayaan dari lembaga keuangan akan jauh lebih besar,” ujarnya, dikutip Jumat, 3 Oktober 2025.

Sebaliknya kata dia, catatan galbay dapat menjadi penghalang serius yang menutup kesempatan memperoleh pembiayaan, bahkan ketika kondisi finansial sebenarnya sudah lebih stabil.

Baca juga: AFPI Ingatkan Bahaya Gerakan ‘Galbay’ bagi Industri Fintech Lending

Aggi menegaskan, membangun reputasi finansial tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan melalui kebiasaan disiplin dalam mengelola pinjaman dan menjaga komitmen pembayaran.

Sebab, kemudahan akses pinjaman yang ditawarkan fintech lending harus diimbangi dengan pemahaman yang memadai.

“Apabila dimanfaatkan dengan benar dan bertanggung jawab, fintech lending bisa menjadi solusi yang efektif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Generasi Anti Galbay

Masyarakat yang menjaga skor kredit dan reputasi finansialnya, khususnya generasi muda, akan memiliki kesempatan luas untuk berkembang di masa depan.

Hal ini sejalan dengan gerakan Anti Galbay yang diinisiasi oleh International Association of Registered Financial Consultants (IARFC) Indonesia. Organisasi nirlaba ini mengajak anak muda untuk menjadi generasi Anti Galbay agar sehat secara finansial, bertanggung jawab, dan menata masa depan lebih optimis.

Pendiri IARFC Indonesia Aidil Akbar Madjid menegaskan bahwa membangun Generasi Anti Galbay tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dari pemerintah, regulator, hingga pelaku usaha.

Baca juga: Cek Daftar 96 Pindar Resmi Berizin OJK per Oktober 2025

“Kami berharap pemangku kepentingan seperti OJK, asosiasi industri, pelaku usaha, komunitas, hingga media bisa saling berkolaborasi untuk memperkuat literasi keuangan masyarakat. Dengan dukungan dan peran aktif dari semua pihak, pesan gerakan Anti Galbay ini bisa menjangkau lebih luas dan memberikan dampak nyata bagi masa depan finansial masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Fenomena Gerakan Galbay

Belakangan, marak kemunculan komunitas gagal bayar (galbay) utang fintech peer-to-peer lending (P2P) alias pinjaman daring (pindar) di media sosial.

Komunitas ini aktif membagikan tips dan strategi kepada anggotanya untuk menghindari kewajiban membayar utang kepada perusahaan pindar.

Infobanknews pun pernah melakukan penelusuran terhadap komunitas galbay di platform media sosial. Salah satunya, di akun X @jgnpinjol.

“Ga kuat bayar, galbay aja jgn joki. Klo mau dm langsung to the point aja ya,” tulis caption akun tersebut.

Dalam akun itu, secara terbuka juga dibagikan tips untuk menghindari kewajiban membayar pinjaman daring.

Guys siapapun yg disamperin dc/fc inget 4 poin ini ya, kalau salah satu gada mending suruh pulang aja,” tulisnya.

Hal serupa juga ditemukan di grup Telegram bernama ‘Trik Galbay Pinjol’. Grup ini secara terbuka membagikan mekanisme menghindari kewajiban membayar pinjaman online.

Hello para nasabah. Selamat datang dan selamat bergabung di business Galbay. Mau galbay? Jasa joki pinjol? Di sini tempatnya. Melayani jasa joki, melayani pembuatan data fake, melayani galbay. Bagi yang butuh arahan atau butuh joki silakan hubungi kami,” tulis pesan grup tersebut.

Atas fenomena tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta industri Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau pindar untuk memperkuat penerapan manajemen risiko dengan memperketat prinsip repayment capacity dan electronic Know Your Customer (e-KYC) sebagai dasar pemberian pendanaan.

Penguatan manajemen risiko itu diharapkan mampu memperkuat perlindungan terhadap pemberi dana (lender) dan memitigasi peningkatan jumlah penerima dana (borrower) yang gagal bayar. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Bukan Gaji, Ini 5 Faktor yang Bikin Pekerja Indonesia Paling Bahagia

Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More

7 mins ago

Gozco Capital Agresif Tambah Saham BBYB, Kepemilikan Jadi 10,53 Persen

Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More

36 mins ago

Bumi Serpong Damai (BSDE) Catat Prapenjualan Rp10,04 Triliun, Lampaui Target 2025

Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More

2 hours ago

Leadership is All About Getting Result

Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More

2 hours ago

IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level 8.122

Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More

3 hours ago

Rupiah Hari Ini (4/2) Dibuka Melemah ke Level Rp16.762 per USD

Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More

3 hours ago