Oleh: Budi Santoso, SE, Ak, MFroAccy, PGCS, CA, CFE, CPA (Aust.), QIA, GRCP.
Board Member DSQIA, Vice President ACFE Indonesia, Dosen Akuntansi Forensik UNS
KORUPSI dan fraud bukan sekadar masalah hukum, tetapi juga ancaman terhadap stabilitas dan keberlanjutan pembangunan Indonesia. Dari skandal pengadaan barang di kementerian hingga manipulasi keuangan di sektor swasta, praktik kecurangan telah menggerogoti kepercayaan publik, merusak daya saing bisnis, dan melemahkan tatanan sosial.
Data Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia yang stagnan menunjukkan bahwa upaya pemberantasan korupsi masih menghadapi tantangan besar. Strategi berbasis penindakan semata terbukti tidak cukup efektif. Diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif, berbasis nilai-nilai integritas yang mengakar dalam sistem pemerintahan, bisnis, dan kehidupan bermasyarakat.
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More