Ekonomi dan Bisnis

Sinarmas Land Gandeng 10 Bank Tawarkan Keringanan DP

Jakarta — Sinarmas Land yang merupakan salah satu pengembang properti nasional menggandeng sepuluh lembaga perbankan guna melaksanakan program Price Lock untuk konsumen yang menawarkan keringanan pembayaran down payment (DP).

Kesepuluh lembaga keuangan tersebut terdiri dari, PT Bank Central Asia (Bank BCA), PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga), Bank Maybank lndonesia Tbk (Maybank), PT Bank Permata Tbk (Bank Permata), PT Bank Rakyat lndonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), PT Bank Negara lndonesia Tbk (BNI),PT Bank UOB Indonesia (OUB) PT Bank OCBC NlSP Tbk (OCBC).

Pada program “Price Lock” Sinarmas menghadirkan discount hingga 20 persen, voucher dan grand prize saat membeli properti atau hunian di bulan 3 Oktober ini hingga akhir 31 Desember 2017.

“Ekspektasi kami melalui program ini adalah untuk mendukung aspirasi konsumen supaya bisa mempunyai hunian yang mudah,” kata Iskhak Chandra, CEO Strategic Development and Services Sinarmas Land, di Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis 5 Oktober 2017.

Produk-produk yang akan ditawarkan Sinarmas land dalam program price lock ini meliputi semua proyek propertinya seperti residensial area dan bangunan komersial. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Suheriadi

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

1 hour ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

2 hours ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

2 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

3 hours ago