Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan sebesar 0,67 persen berada pada level 7.721,84 selama sepekan, yakni 2-6 September 2024. Pekan sebelumnya, IHSG berada di level 7.670,73.
Selain itu, kapitalisasi pasar turut mengalami peningkatan sebesar 0,78 persen menjadi Rp13.217 triliun dari Rp13.114 triliun pada pekan lalu.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan posisi IHSG dan kapitalisasi pasar tersebut merupakan rekor tertinggi yang diraih sejak perdagangan awal 2024.
Baca juga: Saham TUGU Makin Dilirik, Segini Target Harganya
Berdasarkan raihan positif tersebut, BEI merangkum 10 saham yang menjadi top leaders atau penggerak level IHSG pada pekan ini, antara lain:
Adapun, BEI mencatat peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa dengan peningkatan sebesar 13,27 persen menjadi 21,98 miliar lembar saham dari 19,40 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Baca juga: Calon Emiten IPO Menyusut, BEI Ungkap Penyebabnya
Meski begitu, terjadi perubahan pada rata-rata frekuensi transaksi harian bursa selama sepekan sebesar 6,44 persen menjadi sebanyak 1,12 juta kali transaksi dari 1,2 juta kali transaksi sepekan sebelumnya.
Adapun rata-rata nilai transaksi harian bursa juga turut mengalami perubahan sebesar 70,18 persen menjadi Rp10,69 triliun dari Rp35,86 triliun pada pekan sebelumnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More